Minggu, 3 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Virus Corona

Bertambah 15 Kasus Baru, Kini Ada 36 Karyawan Pabrik Unilever Cikarang Dinyatakan Positif Covid-19

total ada 36 pegawai terkonfirmasi positif Covid-19 setelah petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi melakukan pelacakan dan penelusuran.

Tayang:
IRNA
Ilustrasi Virus Corona 

TRIBUNCIREBON.COM- Jumlah kasus positif Covid-19 di pabrik teh PT Unilever Indonesia Tbk di Cikarang, Kabupaten Bekasi, bertambah 15 orang.

Kini, total ada 36 pegawai terkonfirmasi positif Covid-19 setelah petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi melakukan pelacakan dan penelusuran.

Sebelumnya jumlah pegawai Unilever yang positif Covid-19 mencapai 21 orang hingga kemarin.

VIRAL Video Penggerebekan PNS di Medan Selingkuh di Kamar Hotel, Sang Istri Mengamuk & Menangis

Setelah ditemukan adanya kasus positif Covid-19, sebanyak 265 karyawan langsung menjalani tes swab.

“Ada 36 sampai sekarang (positif Covid-19),” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi Alamsyah, saat dikonfirmasi Kompas.con, Jumat (3/7/2020).

Jumlah tersebut bisa bertambah lantaran masih ada karyawan lainnya yang masih menunggu hasil pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR) itu.

Alamsyah mengatakan, 36 karyawan yang dinyatakan positif tersebut kini telah jalani isolasi di rumah sakit maupun di Wisma ODP Cikarang.

Pemuda Ini Tiba-tiba Hajar Kepala Kuli Bangunan Pakai Cangkul, Langsung Diam dan Menangis

Selain itu, pihaknya juga lakukan pemeriksaan terhadap keluarga karyawan yang dinyatakan positif.

Namun, ia tak menjelaskan secara detail hasil pemeriksaan tersebut.

Sebelumnya, sebanyak 265 karyawan pabrik minuman teh (tea based beverage/TBB) milik PT Unilever Indonesia Tbk di Cikarang menjalani tes Covid-19 dengan metode polymerase chain reaction (PCR).

Mereka menjalani tes PCR setelah beberapa karyawan bagian engineering di gedung TBB terkonfirmasi positif Covid-19.

"PT Unilever Indonesia Tbk telah melakukan contact tracing dan mewajibkan PCR test bagi keseluruhan karyawan Gedung TBB sebanyak 265 orang," ujar Direktur Corporate Affairs dan Sekretaris Perusahaan PT Unilever Indonesia Sancoyo Antarikso dalam siaran pers, Kamis (2/7/2020).

Sancoyo tidak menjelaskan hasil tes PCR tersebut. Dia hanya menyampaikan, Unilever telah melaporkan adanya karyawan positif Covid-19 kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, menghentikan sementara operasional pabrik TBB, hingga melakukan tes PCR, setelah menerima laporan karyawan positif Covid-19.

Ia menyatakan, Unilever menerapkan protokol yang tegas dalam menangani kasus Covid-19 di seluruh kantor dan pabrik yang tersebar di 180 negara, termasuk di Indonesia.

Salah satunya dengan membagi zona pabrik.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved