Breaking News:

1,2 Juta Butir Obat Keras Disita Polresta Cirebon Selama Mei-Juni, Tangkap 28 Tersangka Pengedar

28 tersangka yang diamankan ini merupakan para pengedar narkoba yang diamankan di wilayah hukum Polresta Cirebon

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M Syahduddi, beserta jajarannya saat konferensi pers pengungkapan kasus narkoba di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Senin (29/6/2020). 
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polresta Cirebon berhasil mengungkap 23 kasus penyalahgunaan narkoba selama Maret - Juni 2020.
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M Syahduddi, mengatakan, dari 23 kasus itu sebanyak 28 tersangka berhasil diamankan jajarannya.
Menurut dia, 23 kasus penyalahgunaan narkoba itu terdiri dari sembilan kasus sabu-sabu dan 19 kasus obat keras terbatas (OKT).
"28 tersangka yang diamankan ini merupakan para pengedar narkoba yang diamankan di wilayah hukum Polresta Cirebon," kata M Syahduddi saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Senin (29/6/2020).
Ia mengatakan, jumlah barang bukti yang diamankan dari 28 tersangka tersebut cukup fantastis.
Di antaranya, hampir 1,2 juta butir obat keras terbatas dan enam gram sabu-sabu.
Syahduddi menjelaskan, ada beberapa jenis obat keras terlarang yang diamankan jajarannya.
Yakni, 1137000 butir chlorprimazine, 34.050 butir trihex, 11.418 butir tramadol, dan 3.666 butir dextro.
"Para tersangka dan seluruh barang bukti yang diamankan masih diperiksa lebih lanjut," ujar Syahduddi.
Syahduddi mengatakan, sembilan tersangka kasus peredaran gelap sabu-sabu dijerat Pasal 112 juncto Pasal 114 juncto Pasal 127 UU RI Nomor 25 Tahun 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan diancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.
Sementara 19 tersangka kasus peredaran OKT dijerat Pasal 196 juncto Pasal 197 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan dan diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara. (*)
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved