Breaking News:

Selain untuk Campuran Pakan Ternak, Maggot BSF Juga Bisa Jadi Pupuk Organik yang Bagus untuk Tanaman

Maggot BSF sendiri diketahui merupakan larva dari jenis lalat besar berwarna hitam yang banyak ditemukan di sampah organik.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Pemuda Elfarouk Desa Lombang Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu saat membudayakan maggot BSF, Minggu (28/6/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Bagi sebagian besar orang, mendengar kaya ulat atau larva mungkin akan merasa geli, namun tidak bagi para pemuda di Desa Lombang, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu ini.

Kelompok pemuda yang mengatasnamakan Kelompok Pemuda Elfarouk ini justru membudidayakan maggot Black Soldier Fly (BSF) hingga bisa menghasilkan penghasilan jutaan rupiah.

Maggot BSF sendiri diketahui merupakan larva dari jenis lalat besar berwarna hitam yang banyak ditemukan di tempat-tempat yang terdapat sampah organik.

Para Pemuda di Indramayu Ini Sulap Limbah Organik Menjadi Maggot BSF yang Bagus untuk Pakan Ternak

Pencairan Gaji ke 13 Masih dalam Pembahasan, Inilah Besarannya Sesuai dengan Golongan

Atau dengan kata lain, maggot BSF adalah bentuk dari siklus pertama (larva) Black Soldier Fly yang nantinya bermetamorfosa menjadi lalat dewasa.

Ketua Kelompok Pemuda Elfarouk, Yayat mengatakan,  maggot BSF ini sangat bagus untuk dijadikan bahan campuran pakan hewan ternak.

"Kita memanfaatkan limbah organik untuk dijadikan media budidaya Maggot BSF ini," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Minggu (28/6/2020).

Yayat menjelaskan, limbah bekas yang dijadikan media budidaya maggot ini pun rupanya bisa dimanfaatkan kembali untuk pupuk organik baik padat maupun cair.

Sisa limbah organik atau Kasgot ini kaya akan asam amino, enzim, mikroorganisme dan hormon yang tidak ditemukan pada pupuk organik lainnya.

Tidak hanya itu, kandungan nitrogen dalam tanah dari sisa limbah organik ini bisa mencapai 37,6 persen.

Sehingga sangat bagus untuk menyuburkan tanaman, seperti sayuran.

Prakiraan Cuaca 33 Kota Besar di Indonesia Besok, Senin 29 Juni 2020: Jakarta Pusat Cerah Berawan

Jangan Khawatir Penderita Diabetes Masih Bisa Konsumsi Lima Jenis Buah Ini

Adapun cara pengaplikasiannya sangat mudah, sisa limbah organik itu hanya perlu dipupukan pada tanaman sebagaimana memupuk tanaman pada umunnya.

"Selain penghasilan dari budidaya maggot, penghasilan kami juga bertambah dengan memanfaatkan sisa limbah organik (Kasgot) yang sudah terurai oleh maggot," ujarnya.

Baik untuk Kesehatan Ternak

Sebelumnya para pemuda di Kabupaten Indramayu ini menyulap limbah organik menjadi media pakan budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF).

Maggot BSF sendiri diketahui merupakan larva dari jenis lalat besar berwarna hitam yang banyak ditemukan di tempat-tempat yang terdapat sampah organik.

Atau dengan kata lain, maggot BSF adalah bentuk dari siklus pertama (larva) Black Soldier Fly yang nantinya bermetamorfosa menjadi lalat dewasa.

Berkat usaha tersebut kelompok pemuda yang mengatasnamakan Pemuda Elfarouk Desa Lombang, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu itu bahkan bisa menghasilkan penghasilan hingga jutaan rupiah.

Ketua Kelompok Pemuda Elfarouk, Yayat mengatakan, usaha tersebut ditekuni para pemuda desa setempat karena banyaknya limbah organik seperti sayuran, buah-buahan, hingga limbah perikanan yang mencemari lingkungan.

"Limbah ini padahal bisa dimanfaatkan dan bisa menghasilkan rupiah," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Minggu (28/6/2020).

Sebelum dijadikan media pakan maggot BSF, limbah organik ini, dijelaskan Yayat mesti dicacah terlebih dahulu.

 Pencairan Gaji ke 13 Masih dalam Pembahasan, Inilah Besarannya Sesuai dengan Golongan

 Prakiraan Cuaca 33 Kota Besar di Indonesia Besok, Senin 29 Juni 2020: Jakarta Pusat Cerah Berawan

Setelah terpotong-potong, limbah organik lalu diperas dengan menggunakan mesin pres hingga kadar airnya berkurang sampai 80 persen.

"Limbah yang sudah diperas langsung ditebar ke media biofone atau media budidaya maggot," ujarnya.

Setelah usia nol sampai 20 hari, ulat yang memiliki nama latin Hermetia illucens ini bisa langsung bisa dipanen.

"Maggot BSF ini dijual dengan harga 10 sampai 15 ribu rupiah perkilogramnya, untuk dijadikan campuran pakan ternak," ujar dia.

Yayat menyampaikan, banyak permintaan berdatangan dari sejumlah perusahaan pakan ternak.

Maggot BSF ini mengandung zat antibiotik alami dan tidak membawa agen penyakit sehingga sangat baik untuk kesehatan hewan ternak.

 Dua Calon Vaksin Corona Ini Dinilai Berkembang Secara Signifikan oleh WHO

 Mobilitas Warga Bogor ke Jakarta Tinggi, 15 Orang Dinyatakan Reaktif Pada Rapid Test Massal

Kendati demikian, dirinya masih kewalahan memenuhi permintaan tersebut mengingat stok terbatas akibat kurangnya fasilitas dan lahan yang sempit.

"Berpengaruh sekali ke produksi yang dihasilkan jadi tidak bisa memenuhi target permintaan pasar yang cukup tinggi," ujarnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved