Kisah John Kei Membangun Kerajaan Bisnisnya di Jakarta Justru Setelah Keluar dari Penjara

Dia lalu sempat mencoba mendaftar menjadi prajurit TNI Angkatan Laut pada tahun 1987. Namun gagal mengikuti tes lantaran memukul peserta lain

Editor: Machmud Mubarok
Kolase
John Refra alias John Kei 

Sampai akhirnya bekerja menjadi Satpam di salah satu diskotek di Jalan Jaksa.

Ia memperoleh gaji Rp 200.000 per bulan. 

"Tapi tiap bulan terima kertas aja karena banyak utang," ujar John Kei

Tapi ia tak lama menjadi Satpam karena berkelahi dengan bosnya. 

Dia menghancurkan semua barang-barang bosnya, lalu kembali ke kampung halamannya di Pulau Kei. 

John Kei menceritakan bahwa ketika ia pulang ke kampung halamannya, kondisi keuangannya sudah jauh lebih baik. 

JOHN KEI Terjun ke Dunia Politik Gabung PKPI, Ngaku Sudah Lama Mengidolai Sosok AM Hendropriyono

Bahkan ibunya sampai terharu dengan apa yang bisa didapatkan John Kei

Dia kemudian kembali bekerja di Jalan Jaksa, lalu terlibat kasus pembunuhan di jalan jaksa di tahun 1992. 

Dia divonis 5 tahun penjara, dan bebas pada tahun 1995. 

Menurut John Kei, setelah ia keluar penjara untuk pertama kalinya, saat itulah kekuatannya mulai terbangun. 

Dia jadi memiliki anak buah, dan banyak orang mulai memilih bergabung dengannya. 

Hal itu membuatnya jadi seperti pimpinan geng. 

Saat itu, John Kei mengklaim bahwa dirinya sudah memiliki pasukan di mana-mana. 

Di awal bisnisnya, John Kei paling anti dengan pekerjaan menjaga tempat hiburan. 

"Jadi kalau saya ketemu pengusaha, you kasih kerjaan saya kerja. Tapi kalau kerja jadi security saya tidak," kata John Kei. 

Mendikbud Nadiem Makarim Bilang Tak Ada Rencana Peleburan Mata Pelajaran PPKN dan Agama

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved