Jumat, 24 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Jalan Provinsi Tasikmalaya-Karangnunggal Terputus Akibat Tertimbun Longsor,

Warga bersama aparat berupaya menyingkirkan material sambil menunggu alat berat tiba.

Editor: Machmud Mubarok
(istimewa)
Jalan provinsi Tasikmalaya-Karangnunggal putus tertimbun longsor di Parungkadongdong, Kecamatan Sukaraja, Jumat (19/6). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNCIREBON.COM, TASIKMALAYA - Jalan provinsi Tasikmalaya-Karangtunggal terputus menyusul longsor yang menimpa jalan beraspal hotmix itu di Parungkadongdong, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (19/6).

Panjang longsoran mencapai 60 meter dengan lebar sekitar 20 meter. Beruntung saat kejadian tidak ada kendaraan yang melintas, sehingga tidak sampai menimbulkan korban.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Nuraedin, mengatakan, longsor terjadi akibat hujan deras yang terjadi sejak Kamis (18/6) sore hingga malam hari.

"Sebuah tebing setinggi 75 meter di Parungkadongdong longsor dan langsung menutup jalan provinsi. Saat ini masih diupayakan penyingkiran material longsoran setebal dua meter," ujar Nuraedin.

Di dalam material terdapat akar kayu yang cukup besar dan harus disingkirkan dengan alat berat. Warga bersama aparat berupaya menyingkirkan material sambil menunggu alat berat tiba.

"Untuk sementara arus kendaraan dari kedua arah tertahan. Kendaraan dari arah Karangnunggal menunggu di Cibalong. Sedangkan dari arah Tasik berhenti di Sukaraja," kata Nuraedin.

Kendaraan yang terjebak di lokasi, ada yang kembali putar arah, tapi ada pula yang menunggu jalan pulih kembali. "Sementara jalur alternatif tidak banyak dipilih selain jauh juga kondisi jalan yang rusak," ujar Nuraedin.

Dia menargetkan Jumat sore jalan provinsi tersebut sudah bisa dilalui kembali, karena sangt vital bagi mobilitas warga.

Korban Longsor

 Seorang nenek bernama Jenab (85), warga Kampung Ciroyom, Desa Jatijaya, Kecamatan Gunungtanjung, Kabupaten Tasikmalaya, meninggal setelah rumahnya terbawa longsor, Jumat (19/6).

Nenek Jenab tak sempat diselamatkan keluarganya karena longsor secara tiba-tiba menimpa rumah dan langsung terbawa longsor, kemudian menimpa rumah milik Erman (35), yang berada di bawahnya.

Dandim 0612 Tasikmalaya, Letkol Inf Imam Wicaksana, mengungkapkan, dari laporan Babinsa setempat, musibah terjadi sekitar pukul 04.00 berlangsung tiba-tiba sehingga korban tidak sempat diselamatkan.

Menurut Dandim, hujan yang mengguyur sejak Kamis (18/6) malam, menyebabkan bukit di sekitar rumah Jenab dan Erman longsor. Awalnya menimpa rumah yang berada di atasnya milik Jenab.

Rumah itu ambrol dan ikut terbawa longsor. Kemudian menimpa rumah Erman yang berada di bawah. Material longsoran berikut rumah yang terbawa longsor langsung menimbun rumah Erman.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved