Breaking News:

Virus Corona

Banyak Diburu Orang, Dokter Reisa Sebut Dexamethasone Bukan Vaksin Penangkal Covid-19

WHO menyebut, obat Dexamethasone dinilai efektif dan bermanfaat pada kasus berat Covid-19.

Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
Dokter Reisa Broto Asmoro. 

TRIBUNCIREBON.COM - Dokter Reisa Broto Asmoro menyampaikan, obat Dexamethasone bukan penangkal virus corona (Covid-19).

Hal tersebut menanggapi rilis dari Badan Kesehatan Dunia (WHO), yang merekomendasikan obat tersebut sebelumnya.

WHO menyebut, obat Dexamethasone dinilai efektif dan bermanfaat pada kasus berat Covid-19.

Sehingga, banyak orang akhirnya mencari Dexamethasone setelah adanya rilis WHO tersebut.

"Obat ini tidak memiliki khasiat pencegahan. Ini bukan penangkal Covid-19, ini bukan vaksin," ujar Reisa, dikutip dari bnpb.go.id, Jumat (19/6/2020).

Menurutnya, Dexamethasone merupakan obat golongan kortikosteroid.

Seorang apoteker memegang sekotak tablet Dexamethasone di sebuah toko kimia di London pada 16 Juni 2020
Seorang apoteker memegang sekotak tablet Dexamethasone di sebuah toko kimia di London pada 16 Juni 2020 (JUSTIN TALLIS / AFP)

Dexamethasone bekerja dengan cara mengurangi peradangan dan menurunkan sistem kekebalan tubuh, sama seperti steroid yang dihasilkan oleh tubuh secara alami.

Pada penggunaannya, Dexamethasone yang telah digunakan untuk jangka panjang, tidak boleh dihentikan secara tiba-tiba.

Dalam hal ini, dokterlah yang akan menurunkan dosis secara bertahap, sebelum menghentikan obat ini.

"Penderita yang telah mengonsumsi untuk jangka panjang, tidak boleh menghentikan konsumsi obat secara tiba-tiba, tanpa sepengetahuan dokter."

Puluhan Pelajar Asal Papua Selesai Studi di Jabar, Sebelum Kembali ke Papua Dites Swab Dulu

Kompetisi Liga 1 dan 2 Secara Resmi Dilanjutkan September Mendatang, Ini Persiapan PSSI

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved