Breaking News:

Warga Garut Kata Bupati Tak Takut Virus Corona, Lebih Takut Cikungunya dan DBD

keempat warga Selaawi itu telah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang. Sebelumnya, satu warga berkode KC-3 juga telah dinyatakan sembuh

Editor: Machmud Mubarok
TribunJabar.id/Firman Wijaksana
Bupati Garut Rudy Gunawan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNCIREBON.COM, GARUT - Status zona kuning di Kabupaten Garut disebut Bupati Garut, Rudy Gunawan masih dalam keadaan aman. Saat ini masyarakat lebih takut dengan penyakit cikungunya dan demam berdarah dengue (DBD) ketimbang Covid-19.

"Yang menyatakan kuning itu gubernur. Kalau kami tidak membuat apapun, karena ini (penyebaran Covid-19) hanya bagian kecil di Kampung Baeud (Desa Samida, Kecamatan Selaawi) dan sekarang sembuh. Malahan masyarakat takut sama cikungunya dan DBD, saya juga DBD kemarin," kata Rudy seusai melepas pasien sembuh Covid-19 di Pendopo Garut, Selasa (16/6/2020).

Peningkatan status di Kabupaten Garut dari zona biru ke zona kuning diputuskan Pemprov Jawa Barat setelah kasus positif di Selaawi terus bertambah.

Hari ini, keempat warga Selaawi itu telah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang. Sebelumnya, satu warga berkode KC-3 juga telah dinyatakan sembuh.

Dari delapan orang yang dinyatakan positif, kini tinggal tiga orang yang masih menjalani perawatan. Ketiganya dijadwalkan akan menjalani swab test pertama dua hari mendatang.

"Kalau dinyatakan swabnya sekarang hasilnya negatif, semua sudah clear," katanya.

Penyebaran virus corona di Garut, tuturnya, tersekat-sekat. Kebanyakan kasus Covid-19 karena ada warga Garut yang datang dari luar kota.

"Kalau kami kemarin anggap di biru karena kami mampu kendalikan. Penyebaran itu tersekat-sekat oleh kami. Penyebaran yang ada di satu rumah (di Selaawi) lima sekaligus, (kasus positif) meningkat 25 persen," ujarnya.

Download Lagu MP3 Banyu Moto - Nella Kharisma Feat Dory Harsa, Lengkap Dengan Video Klip dan Lirik

Zodiak Cinta, Selasa 16 Juni 2020: Asmara Scorpio Memprihatinkan, Libra Ekspresikan Cinta yang Jujur

Belajar di Sekolah Sudah Diizinkan Mendikbud, Jabar Mau Melaksanakan?

Warga di Kampung Baeud, Desa Samida, Selaawi hari ini juga akan kembali menjalani swab test. Target pemerintah bisa melakukan swab test ke 400 warga. Sebelumnya, swab test telah dilakukan ke 358 warga.

"Kami juga punya manajemen baru. di RSUD dr Slamet akan dikosongkan 25 persen (ruang perawatan). Artinya pasien umum akan terganggu. Kami tak mau pasien terganggu karena dekat dengan ruang isolasi. Jadi ada empat ruangan yang akan dikosongkan," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved