Breaking News:

Jaga Masjid dari Pencuri Kotak Amal, Bupati Kuningan Hibahkan Kunci Digital Pakai Sensor dan GPS

Iya kunci digital ini menggunakan tenaga listrik kecil, bisa pakai bateri atau aki kering kayak gitu

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Teknisi sedang memasang kunci digital pada keropak masjid Nurul Huda di Desa / Kecamatan Garawangi, Kuningan. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCREBON.COM, KUNINGAN – Upaya meminimalisasi serta mencegah tindak kejahatan pembobol kotak amal di masjid, Bupati Kuningan H Acep Purnama menghibahkan seratus unit kunci digital untuk pengamanan kotak amal melalui Lembaga Dewan Masjid Indonesia (DMI) daerah setempat, Senin (15/6/2020).

“Alhamdulillah kami atas nama Dewan Masjid Indonesia Kuningan berterima kasih terhadap Bupati Kuningan, yang telah menghibahkan kunci digital seperti ini,” ungkap Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Kuningan H Ugin Lugina, di sela pemasangan kunci digital untuk kotak amal di Masjid Nurul Huda di Desa/ Kecamatan Garawangi Kabupaten Kuningan.

Ugin yang juga tenaga pendidik di Universitas Islam Al Ihya (UNISA) Kuningan ini mengatakan, hibah dari Bupati Kuningan itu  tidak lain untuk memberikan kenyamanan bagi pengurus DKM (Dewan Kemakmuran Masjid).

“Terutama dalam pengamanan keropak (kotak amal) di setiap masjid di Kuningan. Sehingga saat kenyamanan berlangsung, otomatis kekhusyukan dalam peningkatan nilai ibadah pun bertambah,” katanya.

Kelebihan kunci digital ini, kata dia, lengkap dengan peralatan modern dengan teknologi mutakhir.
“Kunci ini dilengkapi sensor dan memiliki GPS, jadi ketika keropak yang di pasang kunci digital ini, pergerakannya bisa diketahui melalui perangkat pendukung lainnya,” ungkapnya.

Rasa syukur juga disampaikan terhadap perusahaan pembuat kunci digital ini. “Semoga perusahaan pembuat kunci digital yang mengatasnamakan Hamba Allah, mendapat keberkahan yang sangat luar biasanya,” ujarnya.

Salah seorang teknisi atau pemasang kunci digital, Atik Girin mengatakan, kegunaan kunci digital tentu sangat membantu untuk meminimalisir dugaan kejahatan yang dilakukan terhadap lingkungan masjid.

“Jadi, ketika keropak yang dilengkapi kunci digital dan dibawa maling, pasti akan ditemukan titiknya. Karena perangkat ini sangat modern yang dilengkapi GPS sebagai penunjuk daripada keberadaan keropak yang terpasang kunci digital tersebut,” katanya.

BREAKING NEWS: Mayat Seorang Kakek Ditemukan Mengambang di Sungai Tarisi Gembur Kuningan

Mendikbud Nadiem Larang 429 Kota/Kabupaten Buka Sekolah, di Jabar Belum Ada Daerah Zona Hijau

Aulia Kesuma dan Putranya Divonis Hukuman Mati, Terbukti Bunuh Suami & Anak Tiri Secara Sadis

Kemudian, kata dia, perangkat kunci digital bekerja melalui aliran listrik berskala kecil.

“Iya kunci digital ini menggunakan tenaga listrik kecil, bisa pakai bateri atau aki kering kayak gitu,” katanya.

Atik Girin yang akrab disapa Motty ini mengatakan, semoga perangkat kunci digital ini bisa bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

“Sehingga nilai kejahatan-kejahatan di lingkungan masuyarakat tidak terjadi lagi,” katanya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved