Breaking News:

Warga Mengeluh Ruas Jalan Kabupaten Kuningan Rusak, Sebatang Bambu Ditancapkan di Lubang Jalanan

Maman warga tak jauh dari lokasi Jalan Baru tembusan Kelurahan Awirarangan - Windusengkahan juga mengeluhkan minimnya penerangan

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Jalan Windusengkahan – Awirarangan Kabupaten Kuningan dalam kondisi rusak cukup lama. Warga pun menancapkan sebatang bambu sebagai penanda. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Sejumlah ruas jalan di Kabupaten Kuningan kini mulai mengalami kerusakan. Hal itu dikeluhkan warga dan para pengemudi yang biasa lalu lalang di jalan tersebut.

"Gak tahu kang, sudah cukup lama Jalur Windusengkahan – Awirarangan, ini rusak dan aspal jalan terlihat terkelupas hingga berlubang cukup dalam," kata Mimin, warga sekitar, saat sedang melintasi jalan, Sabtu (13/6/2020).

Karena kerusakan jalan cukup parah dan mengakibatkan lubang yang cukup dalam serta dikhawatirkan mencelakai pengendara, sebatang ruas bambu terpaksa dipasang di tengah jalan.

"Kalau yang menancapkan bambu gak tahu siapa kang, setahu saya bambu itu sudah lama ada di situ, mungkin ditanam kang, sebagai tanda agar pengendara jalan tidak melintas di atas jalan tersebut," katanya.

Selain jalan rusak, Maman warga tak jauh dari lokasi Jalan Baru tembusan Kelurahan Awirarangan - Windusengkahan juga mengeluhkan minimnya penerangan jalan umum.

“Kalau siang bisa keliatan jalan rusaknya, nah kalau lewat malam-malam kan susah karena gelap. Semoga jalan-jalan rusak ini bisa segera diperbaiki,” kata dia.

Dia mengeluhkan, aspal di sepanjang kawasan jalan tersebut sudah terkelupas dan membahayakan pengendara khususnya roda dua.

Ungkap Lima Kasus, Sat Narkoba Polres Majalengka Ringkus Delapan Tersangka, Sita Ribuan Obat Haram

Bantuan untuk Lansia di Desa Semplak Dipotong Rp 500 Ribu, Kemensos Bakal Terjunkan Tim Investigasi

Update Kasus Covid-19 di Indonesia, Bertambah 1.014 Kasus Baru Positif, Total Jadi 37.420 Kasus

"Apalagi jalan berlubang, jika dilintasi pengendara roda dua sangat membahayakan. Karena gak keliatan bisa jatuh karena lubang jalan,” katanya.

Saat dimintai tanggapannya, Wakil Ketua DPRD Kuningan H Ujang Kosasih menyebut bahwa perawatan dan perbaikan jalan dapat dilakukan oleh pemerintah daerah.

"Kendati banyak anggaran daerah yang dialihkan untuk penanganan Covid-19, namun bisa diusahakan dari anggaran rutin pemeliharaan jalan," ujarnya.

Ujang mengaku pernah menyampaikan dalam sebuah rapat dengan TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) dalam proses pembahasan APBD, yakni terkait perubahan parsial atau recofusing anggaran.

"Kami minta kepada pemerintah daerah agar anggaran untuk pemeliharaan jalan yang rutin itu, tidak diganggu anggarannya,” ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved