Virus Corona Mewabah

Ada Empat Pedagang dari Tiga Pasar di Bandung Positif Covid-19, Wali Kota Bandung Imbau Hal Ini

Ditemukan empat pasien positif Covid-19 dari tiga pasar di Kota Bandung yakni pasar Sadang Serang, Haur Pancuh dan Leuwi Panjang.

Tribun Jabar - Tribunnews.com
Wali Kota Bandung Oded M Danial 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengimbau kepada warga Kota Bandung yang merasa pernah belanja ke Pasar Sadang Serang, Leuwi Panjang, dan Haur Pancuh dalam dua minggu terakhir untuk melakukan isolasi mandiri atau memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat.

Sebelumnya, Oded M Danial mengumumkan bahwa hasil rapid dan swab tes yang dilakukan dua minggu lalu, ditemukan empat pasien positif Covid-19 dari tiga pasar di Kota Bandung yakni pasar Sadang Serang, Haur Pancuh dan Leuwi Panjang.

Meski Berstatus ODP, Ibu Menyusui di Indramayu Tetap Boleh Memberikan Asi pada Bayinya

"Kalau pedagang (pasar) semuanya di (test), kalau pengunjung ya kan tidak tahu. Pengunjungnya, kita imbau semuanya, kesadaran mereka harus ditingkatkan. Mereka (pengunjung) harus hati lalu mengisolasi diri. Mereka bisa ke puskesmas terdekat," ujar Oded, saat jumpa pers, di Balai Kota Bandung, Senin (8/6/2020).

Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Bandung, Rita Verita menambahkan, ke empat pedagang pasar yang dinyatakan positif itu diketahui berdasarkan hasil rapid tes yang ditindak lanjuti dengan swab tes.

"Empat orang yang positif (pedagang pasar) sudah langsung dilakukan isolasi mandiri, semua pasar (tiga pasar) yang ada positifnya sudah kita tutup di blok mereka saja," ujar Rita.

Beberapa Ibu Menyusui di Indramayu Jadi ODP, tapi Tak Ada Perlakuan Khusus

23 Mall di Kota Bandung Siap Buka Kembali, Tim Gugus Tugas Tak Rekomendasikan Satu Mall

Rita menduga, ke empat pedangan pasar yang positif Covid-19 itu tertular dari tempat tinggalnya masing-masing, bukan karena klaster baru.

"Mereka diduga terpapar dari tempat tinggalnya, karena ada yang positif di tempat tinggalnya, kalau tenaga kesehatan (Nakes) mungkin dari pasien yang berkunjung ke Puskesmas," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved