Virus Corona Kuningan

Update Kasus Covid-19 di Kabupaten Kuningan, Jumlah Meninggal 5 Orang dari Jumlah Positif 51 Kasus

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kuningan, Agus Mauludin mengatakan, untuk total kasus positif yang terkonfirmasi itu ada sebanyak 14 orang.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
Gambar mikroskop elektron transmisi menunjukkan virus corona SARS-CoV-2, juga dikenal sebagai 2019-nCoV, virus coronavirus yang menyebabkan COVID-19 

Laporan Kontributor Tribuncirebon.com, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Kuningan, Senin (8/6/2020/).

Kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) total ada sebanyak 150 orang, dengan jumlah yang selesai ada sebanyak 126 orang dan masih dalam pengawasan ada sebanyak 24 orang.

Kemudian untuk total jumlah total rapid test positif ada sebanyak 37 orang dengan jumlah pengawasan ada sebanyak 10 orang dan jumlah sembuh rapid test positif ada sebanyak 23 orang dan untuk meninggal rapid test positif ada sebanyak 4 orang.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kuningan, Agus Mauludin mengatakan, untuk total kasus positif yang terkonfirmasi itu ada sebanyak 14 orang.

"Dengan jumlah kasus sembuh ada sebanyak 8 orang, dan masih dalam pengawasan ada sebanyak 5 orang, dengan jumlah meninggal 1 orang," katanya.

Kemudian untuk kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) ia menyebutkan bahwa total kasus ada sebanyak 1.735 orang, dengan jumlah yang selesai pemantauan ada sebanyak 1.693 orang.

Klaim Token Listrik Grtais Bulan Juni, Segera WhatsApp ke 08122123123 atau Login di www.pln.co.id

Hari Ini Pendaftaran IPDN 2020 Secara Online Resmi Dibuka, Berikut Link dan Syarat Pendaftarannya

"Dan masih dalam pemantauan ada sebanyak 42 orang. Dalam kasus diatas berjenis kelamin Laki-Laki ada sebanyak 1144 orang dan Perempuan ada sebanyak  591 orang,” ungkapnya.

Sementara untuk kasus Orang Tanpa Gejala (OTG) total ada sebanyak 231 orang, dengan jumlah yang selesai pengawasan ada sebanyak 231 orang dan masih dalam pengawasan nihil. (*)

Jumlah Kasus Covid-19 di Indonesia

Jumlah kasus Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah, Minggu (7/6/2020).

Bertambah 672 pasien sehingga, total kasus virus corona di Indonesia menjadi 31.186 pasien.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyampaikan, ada penambahan kasus di DKI Jakarta.

"Kita lihat DKI Jakarta 163 kasus baru, 294 kasus sembuh," ujarnya, dikutip dari siaran langsung YouTube BNPB Indonesia, Minggu.

Adapun jumlah pasien yang sembuh menjadi 10.498 di seluruh Indonesia pada Minggu ini.

Sementara, total ada 1.851 orang yang dinyatakan meninggal dunia.

Lalu, pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 14.197 pasien.

Orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 40.370 orang.

 

Masyarakat Harus Kembali Produktif

Sebelumnya, Achmad Yurianto menyampaikan, masyarakat harus kembali produktif meski vaksin virus corona belum ditemukan.

Sebab, masyarakat tak bisa jika terus menerus menunggu vaksin corona ada.

Masyarakat harus kembali menjalankan kegiatannya seperti sebelum terjadi pandemi virus corona.

"Kita belum tahu sampai kapan vaksin ditemukan, bisa dalam waktu yang lama kita hidup dalam paradigma seperti ini," ujarnya, dikutip dari YouTube BNPB Indonesia, Rabu (3/6/2020).

"Kita tidak menunggu datangnya vaksin, kita harus produktif."

"Kita harus kembali ke kehidupan yang produktif, karena kita yang menentukan masa depan bangsa ini." terang Yuri.

Ia mengimbau, masyarakat harus mulai menerapkan hidup bersih seperti mencuci tangan pakai sabun.

Masyarakat juga harus menghindari kerumunan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

 

Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto
Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto (BNPB)

Achmad Yurianto menyebut, masyarakat akan semakin kuat dengan adanya edukasi di dalam keluarga.

"Kita berharap bahwa agen perubahan bisa dimunculkan dari keluarga," ujarnya.

"Mana kala setiap keluarga secara konsisten terus menerus mengedukasi kepada anak-anak tentang protokol kesehatan."

"Kita akan semakin kuat, masyarakat kita akan semakin tangguh menghadapi pandemi ini," terang Yuri.

Penerapan protokol kesehatan untuk menyambut tatanan new normal, terus digaungkan oleh pemerintah.

Sebab, masyarakat harus kembali beraktivitas meski vaksin virus corona belum ditemukan.

"Kita harus kembali lagi bisa produktif, namun aman dari Covid-19," ungkapnya.

Ia menegaskan, virus corona akan segera selesai jika ditangani oleh semua pihak.

Tak hanya pemerintah, masyarakat juga harus ikut andil dalam pencegahan Covid-19.

"Ini pokok-pokok yang menjadi perhatian kita bersama, bahwa Covid-19 harus dihadapi secara bersama-sama."

"Kita akan menyelesaikan ini dengan kebersamaan, dengan kegotong-royongan," kata Yuri.

 

Ilustrasi cuci tangan
Ilustrasi cuci tangan (Freepik)

Adapun protokol kesehatan yang terus dilakukan yakni, mencuci tangan hingga menjauhi kerumunan.

"Kebiasaan mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan," imbuhnya.

Selain itu, menjaga kebersihan di dalam rumah juga sangat penting untuk diterapkan.

Sebab, anggota keluarga yang baru saja bepergian, bisa membawa penyakit saat kembali ke rumah.

"Kita harus meyakini, setiap kita kembali ke rumah itu kita membawa bibit penyakit."

"Oleh karena itu, segera ganti baju, mandi yang bersih, lalu baru berinteraksi dengan keluarga di rumah."

"Kita harus berfikir bukan hanya melindungi kita, tapi juga melindungi orang lain dengan baik," terang Achmad Yurianto.

 

(Tribunnews.com/Nuryanti)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul BREAKING NEWS Update Corona Indonesia, 7 Juni: Bertambah 672 Pasien, Total 31.186 Kasus Positif
Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved