Breaking News:

Maling Motor di Cirebon Ditangkap

Sedang Mencoba Bobol Kontak Motor Korban, Dua Maling di Cirebon Langsung Diringkus Polisi

Petugas Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Cirebon Kota meringkus dua maling motor.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mutiara Suci Erlanti
ist
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Petugas Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Cirebon Kota meringkus dua maling motor.

Masing-masing berinisial R (27) dan A (18). Mereka merupakan warga Kabupaten Indramayu.

Keduanya tepergok saat merusak sepeda motor yang diparkir di depan toko di Desa Grogol, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon.

10 Warga Kota Bandung Positif Covid-19 Dalam Dua Hari Terakhir, Tertular dari Tiga Kluster Baru

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Syamsul Huda, didampingi Kasubbag Humas, Iptu Ngatidja, mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Jumat (5/6/2020) kira-kira pukul 17.00 WIB.

Menurut dia, kala itu petugas Satreskrim Polres Cirebon Kota tengah berpatroli rutin di wilayah Kapetakan.

"Petugas mendapati dua orang berboncengan sepeda motor yang gerak-geriknya mencurigakan, mereka R dan A," ujar Syamsul Huda melalui pesan singkatnya, Senin (8/6/2020).

Petugas pun langsung membuntuti R dan A yang berboncengan sepeda motor yang tidak dipasangi pelat nomor tersebut.

Tak Ada Pesta Meriah di Tengah Pandemi Covid-19, Hari Jadi Majalengka Hanya Diisi Kegiatan Ini

Pria Bertato Bakar Kakanya Sendiri Padahal Sering Ditolong Saat Terjerat Kasus Narkoba oleh Kakaknya

Tiba-tiba keduanya berhenti di depan toko di Desa Grogol, kemudian R menghampiri sepeda motor Honda Beat berpelat nomor E 2957 CW yang diparkir di depannya.

Sementara A menunggu rekannya beraksi sambil mengawasi situasi sekitar toko tersebut, tetapi tidak mematikan mesin sepeda motor yang dikendarainya.

"Diduga A ini siap melarikan diri ketika R selesai beraksi sambil membawa kabur sepeda motor korbannya," kata Syamsul Huda.

Namun, petugas pun langsung meringkus keduanya saat R tengah merusak kontak sepeda motor incarannya itu.

Kereta Api Luar Biasa Diperpanjang Hingga 11 Juni, Masyarakat Umum Bisa Menggunakan, Ini Syaratnya

Pihaknya pun mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya, dua unit sepeda motor yang masing-masing merupakan korban dan pelaku, kunci T, dan lainnya.

Kedua pelaku dan seluruh barang bukti pun langsung diamankan di Mapolsek Kapetakan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dan diancam hukuman tujuh tahun penjara," ujar Syamsul Huda.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved