Ada 2 Balon Udara Raksasa Jatuh di Cianjur, Satu Isi Petasan Pipa, Inikah Sumber Dentuman Misterius?

Balon tersebut berasal dari arah selatan menuju ke arah utara yang terbawa angin. Warga yang melihat mengejarnya, lalu menyangkut di pohon aren.

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Istimewa
balon udara jatuh di muara Sungai Cisadea 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril

TRIBUNCIREBON.COM, CIANJUR - Warga Cianjur dikagetkan dengan sebuah balon udara yang jatuh di perkebunan warga tepatnya di Kampung Bojongherang RT02/03, Desa Neglasari, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, Senin (25/5/2020) sore.

Warga tercengang saat menemukan balon tersebut ternyata ada petasan yang cukup banyak di dalamnya. Banyak yang menduga inikah sumber dentuman misterius di beberapa daerah yang cukup membuat pertanyaan di benak warga. Sampai saat ini hal tersebut masih diselidiki pihak kepolisian.

Kapolsek Kadupandak, AKP Deden Sulaeman, mengatakan pukul 17.00 WIB, warga Desa Neglasari, Kecamatan Kadupandak menemukan balon udara yang terbang melintas.

Kemudian jatuh tersangkut di pohon aren di kebun milik warga. Balon itu berukuran cukup besar.

"Dengan ukuran panjang 15 meter, lebar 10 meter dan diameter lingkar bawah 2 meter," ujarnya.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Paur Subbag Humas Polres Cianjur, Ipda Ade Novi yang menjelaskan pada balon tersebut di gantungkan pula petasan rantuy atau petasan yang disusun sebanyak 100 buah.

Polisi juga menemukan petasan besar yang terbuat dari paralon dengan ukuran 6 inchi dengan panjang 20 sentimeter berisikan bahan peledak petasan.

Balon tersebut berasal dari arah selatan menuju ke arah utara yang terbawa angin. Warga yang melihat mengejarnya, lalu menyangkut di pohon aren.

 New Normal di Jabar Harus Berdasarkan Data, Ridwan Kamil Sebut Bukan Pelonggaran tapi Adaptasi

Kemudian warga membawa balon tersebut ke halaman rumah warga bernama Ahyar.

"Warga pun memberitahukan penemuan balon kepada Kepala Desa Neglasari. Lalu meneruskan informasi kejadian tersebut kepada Forkopimcam Kadupandak," kata Ipda Ade Novi Rabu (27/5/2020).

Ia mengatakan, langkah-langkah yang dilakukan oleh pihak kepolisian melakukan cek TKP penemuan balon tersebut, merendam petasan dengan air dalam sebuah ember.

Lali membongkar dan merendam petasan yang terbuat dari bahan paralon. Polisi pun membawa balon udara dan petasan yang sudah direndam air ke Mapolsek Kadupandak dan melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan.

 Rejeki, Masker yang Dijual Yana, Seorang Penyandang Disabilitas, Diborong Dedi Mulyadi

"Sudah kami laporkan ke pimpinan," ujar Ade Novi di Cianjur.

Ipda Ade Novi mengatakan, balon udara yang jatuh juga ditemukan di muara Sungai Cisadea Kecamatan Sindangbarang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved