Breaking News:

Kasus Penusukan

Tak Terima Ibu Dihina, QA Tusuk Adik Kandungnya Hingga Tewas

Peristiwa itu terjadi di malam takbir atau sehari sebelum Idulfitri. QA kesal karena adiknya, Wira menghina ibu mereka.

Editor: Mutiara Suci Erlanti
shutterstock
Ilustrasi pisau 

TRIBUNCIREBON.COM, GARUT - Pertengkaran kakak dan adik kandung di Garut terjadi karena ucapan kotor kepada ibunya.

Pelaku QA (27), yang merupakan kakak korban, tak terima dengan perkataan adiknya itu.

"Korban yang merupakan adiknya, menghina ibunya. Pelaku emosi sampai menusukkan pisau ke bagian dada," ucap Kasatreskrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng.

Teh Hijau Dapat Menurunkan Kolesterol dan Risiko Penyakit Jantung, Konsumsi dengan Teratur

Wira (21), tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit. Sedangkan QA ditangka tim Resmob Polres Garut di rumahnya, Perum Suci Permai, Desa Suci Kaler, Kecamatan Karangpawitan.

Peristiwa itu terjadi di malam takbir atau sehari sebelum Idulfitri. QA kesal karena adiknya, Wira menghina ibu mereka.

Wira terus mencaci maki ibunya. Selain itu, Wira juga menantang kakanya QA untuk duel.

Korban lalu dipukul di bagian muka oleh QA, sebelum ditusuk memakai pisau dapur.

Bacaan Niat Puasa Syawal 1441 H, Beserta Keutamaannya, Senilai dengan Puasa Satu Tahun

"Korban ditusuk satu kali, tapi di bagian dada. Lukanya cukup dalam sehingga korban tak bisa diselamatkan," katanya.

Pelaku diduga kalap setelah ibunya terus dicaci maki dihadapannya. Ditambah, korban juga malah menantang berkelahi.

DAFTAR Harga Oppo Bulan Mei 2020: Oppo Find X Rp 9,6 Juta, Oppo F15 Rp 3,8 Juta

"Kami masih mendalami kasus ini. Untuk sementara, pelaku sangat emosi. Tapi motif lainnya masih kami dalami dan periksa lebih lanjut," ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved