Ramadhan 1441 H

Imbas Pandemi Covid-19, Salat Ied dan Open House Keraton Kasepuhan Cirebon Ditiadakan

Sultan Sepuh XIV, PRA Arief Natadiningrat, memastikan salat Ied dan open house Keraton Kasepuhan pada Idulfitri tahun ini akan ditiadakan.

TRIBUN JABAR/AHMAD IMAM BAIHAQI
Sultan Sepuh XIV, PRA Arief Natadiningrat. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Sultan Sepuh XIV, PRA Arief Natadiningrat, memastikan Salat Ied dan open house Keraton Kasepuhan pada Idulfitri tahun ini akan ditiadakan.

Hal tersebut dikarenakan situasi pandemi Covid-19 yang terjadi sekarang.

INI 5 Pantangan yang Harus Dipatuhi Penderita Asam Urat, Salah Satunya Hindari Makanan Tinggi Purin

Padahal, Lebaran di tahun-tahun sebelumnya keluarga Keraton Kasepuhan biasa melaksanakan salat Ied dua kali.

Yakni, salat berjemaah dengan keluarga keraton di Langgar Agung dan Salat Ied dengan abdi dalem, para wargi, serta masyarakat Umum di Masjid Agung Sang Cipta Rasa.

"Untuk Lebaran tahun ini hanya salat Id dengan keluarga keraton di Langgar Agung, Salat Ied dengan masyarakat ditiadakan," ujar Arief Natadiningrat kepada Tribuncirebon.com, Kamis (7/5/2020).

Selain itu, open house Keraton Kasepuhan pada Lebaran tahun ini juga ditiadakan.

Biasanya, open house yang digelar H2 Idulfitri itu dihadiri ribuan orang dari wilayah Cirebon dan sekitarnya.

Kakek Aup di Garut Disangka Meninggal di Pinggir Jalan, Ternyata Pingsan Karena Kelaparan

Selain itu, tidak sedikit pula orang yang hadir dalam open house tersebut berasal dari luar daerah Cirebon.

"Silaturahmi dengan abdi dalem, para wargi keraton, dan masyarakat pada Lebaran tahun ini terpaksa ditiadakan," kata Arief Natadiningrat.

Sultan Arief mengatakan, ditiadakannya salat Id dan open house itu demi kebaikan bersama.

Pasalnya, kerumunan orang yang terjadi pada momen itu dianggap rentan akan penyebaran virus corona.

Enak-enak Makan Mi Ayam di Siang Bolong, Para Pembeli di Warung Ini Dibubarkan Polisi Garut

Karenanya, pihaknya khawatir jika dua kegiatan itu dilaksanakan justru menjadi tempat penularan Covid-19?

"Ini keputusan berat tapi harus dilakukan demi kebaikan bersama," ujar Arief Natadiningrat.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved