Mahasiswa Jerman Asal Indramayu Hilang

Masih Jadi Misteri, Polisi Masih Lakukan Pencarian Mahasiswa Jerman Asal Indramayu yang Hilang

Ia juga tercatat sebagai mahasiswa jurusan teknologi informatika di FH Aachen University of Applied Sciences Kota Aachen, Jerman.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
Mahasiswa Jerman asal Kabupaten Indramayu, Ilham Husaeni (22) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Polisi masih berusaha mencari keberadaan mahasiswa asal Kabupaten Indramayu yang kuliah di Jerman, Ilham Husaeni (22).

Ilham Husaeni sebelumnya dilaporkan hilang saat pulang tanpa sepengetahuan orangtuanya di Bandara Soekarno-Hatta pada 28 Februari 2020 lalu.

Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Hamzah Badaru mengatakan, meski sudah hilang selama dua bulan.

Netizen Pun Meminta Ilham Segera Pulang, Ibunda: Apapun Kegagalan Ilham Kami Terima

Detik-detik Sebelum Ilham Husaeni Hilang di Bandara Soekarno-Hatta, Sempat Nelpon Sampai Enam Kali

Keberadaan Ilham Husaeni belum juga diketahui.

"Masih kita lanjutkan pencarian, kita juga sudah berkoordinasi dengan Polres Bandara Sorkarno-Hatta, cuma belum ada perkembangan," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Senin (4/5/2020).

Tanda-tanda keberadaan Ilham Husaeni pun disampaikan AKP Hamzah Badaru masih menjadi misteri.

Ia menyebut, sebelumnya pihak keluarga sudah melaporkan hilangnya mahasiswa yang kuliah di Jerman itu kepada Polres Indramayu pada 3 April 2020.

Ilham Husaeni sendiri diketahui merupakan warga Blok Gembreng RT 03, RW 03, Desa/Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu.

PENGAKUAN Waria yang di-Prank Ferdian Paleka: Sudah Happy Dikira Dapat Mi Instan, Ternyata Sampah

Rumah YouTuber Ferdian Paleka Sudah Didatangi Polisi, Kini Kasusnya Ditangani Polresta Bandung

Ia juga tercatat sebagai mahasiswa jurusan teknologi informatika di FH Aachen University of Applied Sciences Kota Aachen, Jerman.

Orangtua Ilham Husaeni, Kuseri (58) dan Eni Rohaenih (52) pun sudah mencari keberadaan anak bungsu mereka baik kepada rekan-rekan sesama mahasiswa di Jerman, teman-temannya di Indramayu, dan lain sebagainya.

Namun, hasilnya masih nihil.

Nomor telepon Ilham Husaeni pun sampai sekarang sudah tidak aktif sejak kedatangannya ke Bandara Soekarno-Hatta.

Terakhir nomor Ilham Husaeni aktif saat menelepon ibunya di hari ia dilaporkan hilang.

Ada sebanyak 6 panggilan yang tak terjawab.

Dapat Mencegah Kanker dan Penyakit Jantung, Inilah 10 Manfaat Madu Bagi Kesehatan Tubuh

Nekat Nih, Ada Pemudik Sembunyi di Dalam Mobil yang Diangkut Truk Towing, tapi Tetap Ketahuan Juga

Saat ditelepon balik di hari esoknya, nomor tersebut sudah tidak aktif lagi.

"Belum tahu kecil kemungkinannya ada di Indramayu, tapi yang pasti kita sudah sebar luaskan berita kehilangannya," ucap AKP Hamzah Badaru.

Netizen Berharap Ilham Pulang

Mahasiswa Jerman asal Kabupaten Indramayu, Ilham Husaeni (22) dilaporkan hilang di Bandar Udara Internasional Soekarno–Hatta sejak 28 Februari 2020 hingga sekarang.

Ilham Husaeni sendiri diketahui merupakan warga Blok Gembreng RT 03, RW 03, Desa/Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu.

Hilangnya Ilham mengundang komentar dari sejumlah netizen di Instagram. Akun husaeni.ilham milik Ilham dikomentari netizen. 

Misalnya akun ddennisaaggg' menulis," woi kalo lu pulang indo bilang lah jgn ngilang gini gue kan jg lg di indo".

Lalu akun  deendanzain juga menulis," Ya Allah Hammm, woiii lu dimanaa".

ihah_18 menulis," Ilhamm, plisss kabarin ehh..".

yesifaa juga menulis hal yang sama," Hammm lu dimanaa woyy". 

 Detik-detik Sebelum Ilham Husaeni Hilang di Bandara Soekarno-Hatta, Sempat Nelpon Sampai Enam Kali

 Gubernur Jabar Ridwan Kamil: Jutaan Data KK Ternyata Ngaco, Bantuan Belum Datang Karena Masalah Data

 Takut Disangka Mudik dari Jakarta, Keluarga Ini Ganti Kendaraan Plat B Jadi Plat D, Ditilang Polisi

Sementara akun aralxnd menulis,"Kak pulang yok kak. Kasian ibu kamu sampe sakit nyariin kamu".

Di Jerman, ia kuliah di FH Aachen University of Applied Sciences Kota Aachen dengan mengambil study jurusan teknologi informatika.

Ibu Ilham Husaeni, Enih Rohaenih (52) mengatakan, tidak mengetahui secara pasti alasan anak bungsunya dari tiga bersaudara itu hilang tanpa ada kabar.

Nomor telepon anaknya pun sejak dilaporkan hilang itu hingga sekarang sudah tidak aktif.

"Sampai sekarang belum ketemu, sudah 2 bulan lebih," ujar di kepada Tribuncirebon.com saat dihubungi melalui sambungan seluler, Minggu (3/5/2020).

Orangtua Ilham Husaeni, Kuseri (58) dan Eni Rohaenih pun sudah berusaha mencari-cari keberadaan anaknya, namun tetap tidak ada kabar.

Tangis Ibunda Ilham Husaeni, Enih Rohaenih (52) pecah saat menceritakan anak bungsunya yang hilang sejak 2 bulan terakhir.

Anaknya itu bernama, Ilham Husaeni (22) warga Blok Gembreng RT 03, RW 03, Desa/Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu.

Ilham Husaeni juga tercatat sebagai mahasiswa asal Kabupaten Indramayu yang kuliah di FH Aachen University of Applied Sciences di Kota Aachen, Jerman.

"Kami hanya berharap Ilham pulang, Ummi sangat mengkhawatirkan keselamatan dan kesehatan Ilham," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Minggu (3/5/2020).

Ilham Husaeni diketahui pulang ke Indonesia tanpa sepengetahuan pihak kelurga pada 28 Februari 2020 dan hingga kini tak diketahui keberadaannya.

Ia diduga pulang karena kesulitan mengikuti pelajaran jurusan teknologi informatika di FH Aachen University of Applied Sciences di Kota Aachen, Jerman.

Keluarga baru mengetahui Ilham Husaeni pulang ke Indonesia dari rekan sesama mahasiswanya di Jerman. Temannya itu mengatakan, Ilham Husaeni sudah pulang dua bulan yang lalu.

"Dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jerman juga membenarkan Ilham sudah pulang, katanya tiba di Indonesia naik Qatar Airways dengan kode penerbangan QR 956," ujar dia.

"Pesawatnya tiba di Bandara Soekarno - Hatta pada 28 Februari 2020 pukul 15.45 WIB," lanjut Eni Rohaenih.

Kepada Tribuncirebon.com, Enih Rohaenih menyampaikan, jika anaknya tersebut pulang pihak keluarga tidak akan menyalahkan apapun atas kegagalannya tidak bisa menyelesaikan kuliah di Jerman.

Keluarga paham dan mengerti sehingga Ilham tidak perlu merasa bersalah dan bisa pulang ke rumah.

"Keluarga semua sangat berharap, apalagi sekarang sudah 3 tahun belum ketemu sejak Ilham ke Jerman pada September 2017 lalu, apapun kegagalan Ilham kami terima," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved