Seberangi Jembatan Sempit Pakai Sepeda, Bocah Kakak Beradik Jatuh ke Sungai Cikunten Tasikmalaya

Saat kejadian tidak ada warga yang mengetahuinya karena lokasi agak jauh dari permukiman.

Editor: Machmud Mubarok
(istimewa)
Kedua jasad kakak beradik yang tenggelam di Sungai Cikunten Tasikmalaya disemayamkan di masjid untuk disolatkan, Kamis (30/1) sore. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNCIREBON.COM, TASIKMALAYA - Dua anak perempuan kakak-beradik meninggal dunia tenggelam di Sungai Cikunten, Kampung Cicarulang, Desa Cikunten, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (30/4) sore.

Informasi yang dihimpun //Tribun//, Jumat (1/5), menyebutkan, sebelum kejadian, kedua anak itu, Sifa (8) dan Rayna (3), warga setempat, bermaksud pulang ke rumahnya, setelah bermain sepeda. Kemudian meniti sebuah jembatan sempit menyeberangi sungai.

Nahas tak bisa ditolak, saat meniti jembatan sepeda oleng dan kontan keduanya tercebur ke sungai dan langsung tenggelam karena diduga sungai agak dalam.

Saat kejadian tidak ada warga yang mengetahuinya karena lokasi agak jauh dari permukiman. Seorang warga, Ajat, yang hendak pulang, terkejut melihat tubuh perempuan mungil mengambang di sungai.

Ia segera memberitahu warga. Warga pun beramai-ramai ke lokasi untuk memberikan pertolongan. Tak lama polisi pun tiba di lokasi. Jasad yang terlihat mengambang, tak lain adalah Rayna, segera dievakuasi.

Tak lama warga pun menemukan tubuh Sifa yang lokasinya agak berjauhan. Kedua bocah malang itu diketahui telah meninggal dunia, dan langsung dibawa ke rumah duka.

Nadia Silva, Gadis Cantik Asal Sukabumi Ini Dapat Gelar Dokter di Usia 18 Tahun, Ini Kisahnya

Gubernur Jabar Ridwan Kamil: Jutaan Data KK Ternyata Ngaco, Bantuan Belum Datang Karena Masalah Data

Minimarket di Antapani Kota Bandung Kembali Buka, 9 Karyawan dan Petugas Parkir Negatif Covid-19

Kedua orang tua korban syok mengetahui kedua putri mereka tewas tenggelam di sungai. Menjelang magrib jenazah keduanya dimakamkan di pemakaman kampung.

Kapolsek Singaparna, Kompol Kresno, mengatakan, dari hasil identifikasi lokasi serta visum, kedua korban meninggal murni akibat musibah.

"Tidak ad tanda-tanda kekerasan di tubuh mereka. Ini murni musibah. Keduanya telah dimakamkan oleh keluarganya," kata Kresno. (firman suryaman)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved