Human Interest Story

Nasib Kondektur PO Primajasa Kuningan Akibat Corona, Tak Bisa Kirim Uang, Harus Utang untuk Makan

Nasib Edi, salah seorang kondektur Perusahaan Otobus (PO) Primajasa sangat memprihatinkan akibat Pandemi Covid-19

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Kontributor Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Edi, salah seorang Kondektur PO Primajasa di terminal Tipe A Kertawangunan Kuningan terlihat berbimcang dengan Koordiantor Terminal 

 Edi bersama kawannya berharap ada instansi atau pemerintah datang memberikan bantuan untuk bertahan hidup.

“Ah enggak tahu kami harus gimana? Ya berharap ada bantuanlah,” ujarnya.

Bolehkan Sholat Tahajud Setelah Sholat Tarawih dan Witir? Begini Penjelasannya

Menyinggung keluarga atau anak istri, Edi menjelaskan, posisi sekarang tentu keluarga tahu, sebab komunikasi sering dilakukan pada waktu tertentu. 

Dirinya pun kesulitan untuk mengirim uang seperti biasanya.

”Boro-boro kami kirim, uang dari mana dan untuk bertahan hidup seperti ini tahu sendiri kan,” ungkapnya.

Dalam menjalani aktivitas, Edi menerangkan, selama ini seringnya berkumpul sama kawan dan sesekali periksa-periksa kendaraan.

“Ya cari kegiatan ringan saja,” ujar pria yang juga darah Palembang ini.

Dampak Covid-19 Hari Buruh Diperingati Berbeda, Serikat Pekerja Kritisi Anggaran Pelatihan Online

Mengenai jumlah kendaraan terdampar, kata Edi, jumlah armada PO Primajasa dengan jurusan Bekasi – Kuningan terparkir di terminal ada sebanyak 46 unit bus.

“Armada ini terkumpul yang biasa beroperasi di terminal cildeug, Lebak Bulus, Cikijing dan terminal ini,” ungkap kondektur yang sebelumnya memegang trayek Merak – Bekasi.

Masih di tempat sama, Koordinator Terminal (Koter) Tipe A Kertawangunan Kuningan yakni Ahmad Sardi sekaligus petugas Kementiran Perhubungan darat ini mengatakan, total jumlah armada terdampak PSBB di masa Pandemi Covid-19.

“Ada sekatar 180 unit bus. Mereka dari PO Luragung, Putri Luragung, Setia Negara dan Po Primajasa seperti yang terpakir di terminal ini,” ungkap Koter Sardi. 

VIDEO - Pemkab Kuningan Bersiap Terapkan PSBB di 10 Kecamatan Mulai Rabu Depan

Megenai aktivitas di terminal ini, kata Sardi menyebutkan, untuk seharinya biasa berjalan seperti pada sebelum-sebelumya.

Namun, aktivitas itu dilakukan oleh kendaraan atau angkutan umum dalam daerah.

“Kalau angkot dan angkutan pedesan masih berjalan seperti biasa,” ujarnya.

Menghadapi seperti ini, lanjut Sardi menambahkan, pihaknya terus melakukan pengawasan dan pematauan terhadap unit bus terparkir seperti ini.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved