Nahkoda Kapal Meninggal Misterius

Petugas Medis Mengenakan APD Saat Evakuasi Jenazah Nahkoda Kapal Asal Indramayu yang Meninggal

Evakuasi nelayan berinisial D (47) asal Kecamatan Indramayu yang meninggal dunia secara misterius di Kapal Pasific 7 gross tonnage

Istimewa
Petugas Satpolair Polres Indramayu bersama tim medis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu saat mengevakuasi jasad nahkoda Kapal Pasific 7 gross tonnage (GT) 75, Sabtu (25/4/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Evakuasi nelayan berinisial D (47) asal Kecamatan Indramayu yang meninggal dunia secara misterius di Kapal Pasific 7 gross tonnage (GT) 75 dilakukan oleh petugas medis berpakaian Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.

Hal tersebut guna meminimalisir risiko terpaparnya Covid-19 karena penyebab pasti meninggalnya nelayan yang merupakan nahkoda Kapal tersebut belum diketahui secara pasti.

Daftar Harga Hp Oppo Bulan April 2020: Oppo A9 2020 Rp 3,6 Jutaan, Oppo A31 Rp 2,5 Jutaan

Pantauan Tribuncirebon.com di lokasi, sedikitnya ada sebanyak 3 petugas berpakaian APD lengkap dibantu jajaran Satpolair Polres Indramayu yang mengevakuasi jenazah.

Penampilan petugas medis itu sontak menyita perhatian masyarakat setempat untuk menyaksikan evakuasi jenazah.

Kasat Polair Polres Indramayu, AKP Tohari mengatakan, sekarang ini seluruh SOP penanganan mayat yang tidak diketahui penyebab pastinya mesti dilakukan sesuai protap penanganan Covid-19.

"Kita tidak tahu penyebab meninggalnya karena apa, nanti setelah otopsi baru tahu korban itu kenapa sampai bisa meninggal dunia," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Minggu (26/4/2020).

BREAKING NEWS: Nahkoda Kapal Asal Indramayu Meninggal Dunia Secara Misterius di Atas Kapal

Selain itu, AKP Tohari menyebut, masyarakat yang ikut menyaksikan evakuasi jenazah juga diberi batas dengan jarak 1-2 meter dari lokasi evakuasi.

Setibanya di daratan, para awak kapal lainnya yang berjumlah 13 orang pun langsung discreening oleh petugas medis. Mereka dicek kesehatan dan suhu tubuh masing-masing.

Hasilnya, seluruh awak kapal dalam keadaan sehat.

Disampaikan AKP Tohari, Kapal Pasific 7 GT 75 tiba di depan Mako Satpolair Polres Indramayu pada Sabtu (25/4/2020) sekitar pukul 20.00 WIB malam.

Mereka diketahui habis berlayar mencari ikan di perairan Papua.

Zodiak Minggu, 26 April 2020: Virgo Optimis, Libra Jangan Terlalu Percaya Orang di Sekitarmu

"Almarhum meninggal dunia pada Jumat (24/4/2020) sekitar pukul 14.00 WITA di perairan kalimantan saat hendak pulang ke Indramayu," ujar dia.

Sementara itu, tenaga medis Puskesmas Margadadi, Siti Nur mengatakan, selepas kapal mendarat, jenazah langsung dibuka bajunya untuk melihat kondisi sementara.

Setelah itu, jenazah langsung dibungkus plastik lalu dimasukan ke kantung mayat dan dibawa ke RSUD Indramayu untuk pemeriksaan lebih lanjut menggunakan mobil ambulans.

"Ada benjolan di punggungnya semacam bisul di punggung, tapi bukan dari Covid-19 ya, kita garis bawahi bukan dari Covid-19," ujar dia.

"Kita tidak tahu penyebab kepastiannya itu Covid-19 atau bukan, untuk penjelasan lebih lanjutnya nanti setelah ada pemeriksaan di sana (RSUD Indramayu)," lanjut Siti Nur.

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved