Satpam di Semarang Positif Covid-19, Malah Mudik, Ikut Tahlilan & Main Voli, Begini Kronologinya
Seorang satpam RSUP dr Kariadi Semarang berusia 24 tahun ini tak tertib menjalankan isolasi mandiri ketika mengalami gejala COVID-19.
TRIBUNCIREBON.COM- Seorang satpam RSUP dr Kariadi Semarang berusia 24 tahun ini tak tertib menjalankan isolasi mandiri ketika mengalami gejala COVID-19.
Di saat pihak rumah sakit meminta dia mengisolasi diri, satpam itu malah pulang kampung alias mudik di Grobogan, Jawa Tengah.
Di kampungnya, bukannya dia mengisolasi diri, malah larut kumpul dengan teman-temannya.
Di antaranya, dia ikut voli, tahlilan selamatan almarhum ibunya dan membagikan nasi selamatan kepada warga yang ikut tahlilan.
Alhasil, ketika hasil swabnya dari RSUP dr Kariadi Semarang keluar, satpam tersebut dinyatakan positif mengidap virus corona.
Kabar hasil swab itu menggemparkan warga kampung.
• DPC PKB Kabupaten Cirebon Sebar Ribuan Paket Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19
Warga yang pernah kontak aau bersentuhan dengan satpam itu harus mengikuti rapid test, begitu juga dengan keluarga pelaku.
Satpam Positif COVID-19 Bandel, Mudik Ikut Tahlilan & Main Voli, Akhirnya Warga Kampung Dites
Satpam yang berasal dari Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan ini pun langsung dijemput petugas.
Saat dilakukan pelacakan (tracing), pria 24 tahun itu ternyata sempat berkontak dengan warga kampung.
Rencananya, sejumlah warga diminta melakukan tes kilat atau rapid test virus corona.
"Tracing masih diupayakan.
Selain keluarga, ada banyak orang yang sempat kontak dengan orang itu.
Nanti, mereka akan kita rapid test," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan, Slamet Widodo, Selasa (14/4/2020).
Pria yang bekerja sebagai satpam RSUP dr Kariadi Semarang itu sebenarnya pernah dirawat di rumah sakit karena memiliki gejala COVID-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona23.jpg)