Puluhan Rumah di Kuningan Terendam
Rumah Tersapu Luapan Air Sungai Cibolang, Warga Terdampak Mengungsi, Paling Sebentar Satu Bulan
Buntut peristiwa longsor yang terjadi di Kampung Walahar, Desa Ciberung Kecamatan Selajambe, Kabupaten Kuningan, warga terpaksa mengungsi.
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Buntut peristiwa longsor yang terjadi di Kampung Walahar, Desa Ciberung Kecamatan Selajambe, Kabupaten Kuningan, warga terpaksa mengungsi.
//
Kepala Desa Ciberung, Juhandi mengatakan, warga terdampak longsor mengungsi karena khawatir bakal terjadi longsor susulan.
"Pengungsian di lakukan sebagai antisipasi dari ancaman bahaya longsor susulan. Meluapnya air Sungai Cijolang. Apalagi saat ini masih musim hujan," Kata Juhandi, Sabtu (11/4/2020).
Menurutnya, warga bakal mengungsi sekitar satu bulan.
Hal itu, kata dia, untuk normalisasi aliran sungai Cijolang tersebut butuh waktu cukup lama.
"Itu sungai harus di lakukan sodetan dan pembangunan balai di sepanjang bibir sungai," katanya.
Selain itu, Juhandi khawatir longsor bakal terjadi lagi.
"Dulu pernah terjadi pada tahun 2013. Aliran sungai masuk ke pemukiman dan merendam banyak rumah seperti saat ini," katanya.
Sementara itu, Juhandi berharap evakuasi tersebut tak mengalami kendala.
"Jadi kalau hujan terjadi di hulu. Aliran sungai tentu bertambah dan akan meluap. Karena, bantaran sungai di kampung ini sangat rendah dengan lahan penduduk," ujarnya.