Kesehatan

Kenali 5 Jenis Meningitis Penyakit Radang Selaput Otak yang Diidap Glenn Fredly & Beberapa Artis

Terlihat baik-baik saja, siapa sangka penyanyi Glenn Fredly meninggal setelah mengidap meningitis atau radang selaput otak.

Editor: Mumu Mujahidin
ISTIMEWA
Ilustrasi Otak 

Merupakan penyakit radang selaput otak yang sangat serius dan dapat mengancam jiwa.

Hal ini disebabkan oleh infeksi bakteri Neisseria meningitidis atau Streptococcus pneumoniae, dan keduanya menular.

Bakteri meningokokus tidak bertahan lama di luar tubuh inangnya, jadi kemungkinan tidak akan tertular dari orang yang berada di dekat Anda.

Namun, kontak dekat berkepanjangan dengan orang yang terinfeksi dapat meningkatkan risiko penularan penyakit ini.

Tak heran jika ini menjadi masalah di tempat-tempat seperti sekolah, tempat penitipan anak dan asrama perguruan tinggi.

Beberapa orang memiliki bakteri penyebab meningitis di tenggorokan atau hidung.

Bahkan, jika tidak sakit, masih ada potensi untuk menyebarkan ke orang lain.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), periode inkubasi bakteri penyebab meningitis ini adalah dua sampai 10 hari. 

(Kompas.com/ Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 Jenis Meningitis, Penyakit yang Diderita Glenn Fredly".

Mutia Ayu dan Glenn Fredly
Mutia Ayu dan Glenn Fredly (Tribun Mataram Kolase Instagram/glennfredly209/mutia_ayuu)

Sebulan Dirawat, 3 Hari Drop

Sebelum meninggal dunia, Glenn Fredly sudah sebulan dirawat di rumah sakit, kondisi drop tiga hari ini.

Menurut pengakuan keluarga, kondisi penyanyi Glenn Fredly (44) sudah menurun selama tiga hari hingga dinyatakan meninggal pada Rabu (8/4/2020).

Akibat penyakit meningitis yang dideritanya ini, Glenn mulai merasa tak nyaman dan menjalani rawat inap di rumah sakit.

Hal itu disampaikan Mozes Latuihamallo, mewakili keluarga besar Glenn Fredly, melalui sebuah pernyataan resmi yang diterima Kompas.com pada Rabu malam.

 

"Meski kondisinya menurun selama tiga hari terakhir. Namun, masih bisa berinteraksi hingga akhirnya menghembuskan napas yang terakhir pada 8 April 2020," tutur Mozes, Rabu malam.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Mataram
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved