Prakiraan Cuaca Cirebon
Sebelum Bepergian, Cek Prakiraan Cuaca Wilayah Cirebon Hari Ini, Selasa 7 April 2020
Karenanya, bagi Anda yang hendak beraktivitas di Cirebon diimbau untuk membawa payung ataupun jas hujan.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mumu Mujahidin
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Hujan ringan berpotensi mengguyur wilayah Kota dan Kabupaten Cirebon pada siang ini.
Karenanya, bagi Anda yang hendak beraktivitas di Cirebon diimbau untuk membawa payung ataupun jas hujan.
Berdasarkan rilis yang diterima dari BMKG Stasiun Kertajati, Kabupaten Majalengka, potensi hujan ringan itu terjadi mulai pukul 13.00 WIB.
Potensi hujan ringan itu diprediksi berlangsung di Kota dan Kabupaten Cirebon hingga dinihari kira-kira pukul 1.00 WIB.
Pada Selasa (7/4/2020) pagi cuaca di Kabupaten Cirebon terpantau berawan.
Untuk tingkat kelembapan di Kota Udang diperkirakan mencapai 55 persen - 95 persen.
Suhu udara di wilayah Cirebon diprediksi mencapai 21 - 32 derajat celcius.
• Ramadan Diprediksi Jadi Puncak Penyebaran Virus Corona di Indonesia, Begini Penjelasannya
• Seorang Ibu Membunuh Anak Kandungnya yang Berusia 2 Tahun Gara-gara Rewel Tak Mau Makan
Selain itu, angin diprediksi berembus ke arah barat dengan kecepatan 30 km.
Prakiraan tinggi gelombang di perairan utara Cirebon berkisar antara 0,5 meter - 1 meter.
Sementara arus laut akan mengarah ke barat laut dengan kecepatan 5 cm - 25 cm per detik.
Cuaca Ekstrem
Setiap wilayah di Indonesia memiliki potensi cuaca yang berbeda-beda setiap harinya,
Peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia, telah dirilis oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
BMKG merilis peringatan dini cuaca ekstrem tersebut, melalui laman resmi bmkg.go.id.
Dalam peringatan dini yang dirilisnya, BMKG menyebutkan jika sejumlah wilayah di Indonesia, akan berpotensi mengalami hujan lebat pada Senin (6/4/2020) besok.
Selain itu, BMKG juga menyatakan bahwa sejumlah daerah di Indonesia juga berpotensi mengalami hujan lebat disertai angin kencang, kilat atau petir.
Dalam peringatan dini tersebut, BMKG menuliskan bahwa daerah sirkulasi siklonik terpantau di Samudra Hindia Barat Aceh, Samudra Hindia Selatan Jawa, Kalimantan Barat, dan Papua Bagian Selatan.
Selain itu, konvergensi terjadi memanjang dari Perairan barat Aceh hingga Sumatera Barat, dari Sulawesi Tenggara hingga Papua.
Kondisi tersebut menyebabkan potensi pertumbuhan awan di sekitar daerah-daerah tersebut.
• JAdwal Acara TV Hari Ini, Jangan Lewatkan Yeh Teri Galiyan di ANTV dan Sinetron Anak Langit Di SCTV
• ZODIAK CINTA Hari Ini, Senin 6 April 2020: Canser Ego Bisa Buat Dia Mundur, Aquarius Bersiap LDR
Massa udara basah di lapisan rendah hingga menengah, terkonsentrasi di wilayah sebagian besar Sumatera, sebagian besar Jawa, Bali, NTT, sebagian besar Kalimantan, sebagian besar Sulawesi, Maluku Utara, maluku, Papua Barat dan Papua.
Labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal, terdapat di Aceh, Sumatera Utara, Lampung, Jambi, Banten, Jawa Barat,Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tenggara,Maluku dan Papua.
Berikut ini sejumlah daerah di Indonesia yang berpotensi hujan lebat pada Senin (6/4/2020) besok:
- Sumatera Utara
- Sumatera Barat
- Kepulauan Bangka Belitung
- Lampung
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- Sulawesi Tengah
- Sulawesi Barat
- Sulawesi Selatan
- Maluku Utara
- Papua Barat
Berbagai daerah di Indonesia yang berpotensi hujan lebat disertai angin kencang, kilat atau petir:
- Aceh
- Riau
- Kepulauan Riau
- Bengkulu
- Jambi
- Sumatera Selatan
- Banten
- Jabodetabek
- Yogyakarta
- Jawa Timur
- Bali
- Nusa Tenggara Barat
- Nusa Tenggara Timur
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Timur
- Kalimantan Selatan
- Gorontalo
- Sulawesi Tenggara
- Papua
(Tribunnews.com/Whiesa)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/cuaca-3.jpg)