Selasa, 14 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Virus Corona Majalengka

Stok Darah Kosong, PMI Majalengka Sarankan Pasien Cuci Darah Manfaatkan Pendonor dari Pihak Keluarga

Apalagi, pasien tersebut memerlukan darah A dan AB yang kini kondisi stok darahnya kosong.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mumu Mujahidin
Eki Yulianto/ Tribuncirebon.com
Kepala Sub Bidang Pelayanan Darah Majalengka, Siti Maemunah 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Majalengka menyarankan para pasien pencuci darah rutin untuk memanfaatkan keluarga sebagai pendonor.

Apalagi, pasien tersebut memerlukan darah A dan AB yang kini kondisi stok darahnya kosong.

Demikian disampaikan, Kepala Sub Bidang Pelayanan Darah PMI Majalengka, Siti Maemunah saat ditemui Tribuncirebon.com, Kamis (2/4/2020).

Dirinya menyampaikan, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terhadap para pasien pencuci darah di dua rumah sakit di Kabupaten Majalengka, pihaknya terpaksa menyarankan agar yang bersangkutan memanfaatkan pendonor dari pihak keluarga.

Sebab, dalam situasi mewabahnya virus Corona atau Covid-19 ini, stok darah khususnya A dan AB dalam keadaan kosong.

"Kalau O dan B sih ada, Paling kita mengusahakan donor dari keluarga, dari rekan-rekannya begitu, dari saudara, atau siapa saja yang mau begitu," ujar Siti.

Ia mengatakan, ketersediaan stok darah yang kosong disebabkan adanya anjuran pemerintah untuk tidak beraktivitas yang mengundang orang banyak.

Di tengah Mewabahnya Virus Corona, PMI Kabupaten Majalengka Kekurangan Stok Darah A & AB

Hati-hati, Hand Sanitizer pun Bisa Kedaluwarsa Lho, Fungsinya Jadi Tak Efektif Bunuh Kuman

Sementara, kegiatan donor darah di lapangan selama ini yang biasanya mendapatkan banyak stok kantong darah, tidak dapat dijalankan.

"Setelah ada wabah, imbauan ini, tidak ada kegiatan keluar, ataupun banyak orang, jadi semua yang ingin mendonorkan darah itu pada membatalkan. Apalagi anak-anak sekolah pada libur juga.

Kita tuh sumber darah kebanyakan dari anak sekolah, jadi dari kantor juga ada cuma tidak maksimal. Pabrik-pabrik banyak. Intinya ada dampak dari wabah Corona ini," ucapnya.

Siti menyampaikan, selama ini konsumsi darah di dua rumah sakit yang ada di Majalengka bisa memerlukan ratusan kantong darah perhari.

Namun, dengan kondisi saat ini para pendonor mulai berkurang dan keperluan darah untuk pasien semakin meningkat.

Sudah Ribuan Orang di Indonesia Terinfeksi Virus Corona, Jokowi Tetap Ogah Lockdown, Punya Alasan

Ada Wabah Corona, 120 Napi di Indramayu Bakal Bebas Lebih Cepat

"Untuk saat ini bisa di kantor PMI jika ada warga yang ingin mendonorkan darahnya. Tapi dinilai belum cukup untuk memenuhi kebutuhan stok darah di dua rumah sakit, apalagi puskesmas-puskesmas," kata Siti.

Ia pun berharap, uluran tangan masyarakat untuk mendonorkan darahnya dinilai sangat dibutuhkan.

Sebab, akan bisa membantu masyarakat lain yang memerlukan darah.

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved