Virus Corona Indramayu
450 Santri Ponpes Lirboyo Kediri Asal Indramayu Dipulangkan, Mereka Langsung Diperiksa Kesehatan
Mereka dicek suhu badan, kesehatan, serta dilakukan pendataan oleh petugas kesehatan.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Sebanyak 450 santri Pondok Pesantren Lirboyo Kediri tiba di Rumah Sakit H Mursyid Syafiuddin (RSMS) di Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Rabu (1/4/2020).
Mereka dipulangkan dari pondok pesantren pasca-semakin merebaknya penyebaran virus corona atau Covid-19 di berbagai wilayah di Indonesia.
Ketua Himpunan Alumni Santri Lirboyo (Himasal) Kabupaten Indramayu, KH Masruri mengatakan, Pondok Pesantren Lirboyo Kediri mulai hari ini meliburkan santrinya hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan.
"Ada 450 santri dengan menggunakan 9 bus," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.
KH Masruri mengatakan, untuk pemulangan para santri pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah, sedikitnya ada 3 titik yang menjadi lokasi penjemputan para santri.
Yakni, sebanyak 5 bus di jemput di Rumah Sakit H Mursyid Syafiuddin (RSMS) di Kecamatan Krangkeng, 3 bus di Puskesmas Kecamatan Kertasemaya, dan 1 bus di Puskesmas Kecamatan Sukra.
Pantauan Tribuncirebon.com di lokasi, para santri setelah tiba di Kabupaten Indramayu langsung menjalani tahap screening.
• Sekolah Libur, Guru di Jember Gelar Arisan, Sudah Ditegur tapi Cuek, Tetap Siapkan Tenda dan Makanan
• Ternyata Cuci Tangan Pakai Sabun dengan Air Mengalir Lebih Baik Daripada Menggunakan Hand Sanitizer
Mereka dicek suhu badan, kesehatan, serta dilakukan pendataan oleh petugas kesehatan.
Petugas juga penyemprotan cairan disinfektan terhadap seluruh barang bawaan para santri.
Tidak hanya itu, setibanya para santri juga terlihat langsung diajak berjemur di bawah terik matahari oleh pihak TNI-Polri serta melalukan senam ringan sebelum diperbolehkan pulang ke kediamannya masing-masing.
"Pemulangan santri ini, karena sudah menjadi kebijakan pondok pesantren dalam rangka antisipasi penularan virus corona," ujar dia.
