Virus Corona di Kuningan

Perantau Asal Kuningan yang Pulang Kampung Tak Otomatis Jadi ODP, Ini Alasannya

Seorang pasien poisitif terinfeksi virus corona di Kuningam Jawa Barat dikabarkan kondisinya kini sudah mulai membaik.

Kontributor Kuningan/Ahmad Ripai
Ketua BPBD Kuningan Agus Mauludin saat menyampaikan pers Rilisnya di ruang Command Center Gugus Percepatan Penanganan Covid 19 Kuningan. Rabu (1/04/2020). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Seorang pasien poisitif terinfeksi virus corona di Kuningam Jawa Barat dikabarkan kondisinya kini sudah mulai membaik.

//

Hal itu di sampaikan Kepala BPBD Kuningan, Agus Mauludin di ruang Command Center Gugus Percepatan Penanganan Covid 19 Kuningan, Rabu (1/4/2020).

Meski begitu, dengan banyaknya perantau asal Kuningan yang berbondong-bondong pulang kampung, kini hal itu jadi perhatiannya.

Menurutnya, bisa saja, perantau ada yang sudah terinfeksi corona.

"Untuk menginput data jumlah kasus Covid-19 ini memang harus ekstra hati-hati. Dengan banyaknya pemudik masuk ke Kuningan kita sedikit kesulitan karena data kasus yang dicatat tidak sembarangan, harus dari hasil pemeriksaan tim kesehatan dulu, " ujar Agus.

Sementara itu, data terbaru jumlah kasus covid-19 per Hari Selasa (31/3.2020), kemarin, Kabupaten Kuningan mencatat ada 374 kasus.

"Dari total jumlah kasus itu, dirinci, ada 368 katanya.

Mengenai kepulangan puluhan ribu perantau asal Kuningan, kata Agus, status kesehatan mereka tak bisa langsung masuk ODP.

"Meski ada imbuan Pak gubernur bahwa pemudik otomatis jadi ODP, kami tidak berpatokan ke sana. Karena kami harus meneliti lebih jauh, karena (pencatatan pemudik jadi ODP) itu menyangkut kepercayaan diri atau mental seseorang," katanya.

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved