Breaking News:

Syekh Puji Kembali Nikahi Bocah Berusia 7 Tahun, Ini Kata Komnas Perlindungan Anak

Atas kelakuaannya tersebut, Syekh Puji disebut-sebut telah dilaporkan ke pihak berwajib untuk diproses secara hukum.

Editor: Mumu Mujahidin
Youtube
Syekh Puji 

TRIBUNCIREBON.COM - Syekh Puji kembali menghebohkan dengan kabar pernikahannya lagi.

Syekh Puji dikabarkan menikahi anak di bawah umur yang masih berusia 7 tahun.

Atas kelakuaannya tersebut, Syekh Puji disebut-sebut telah dilaporkan ke pihak berwajib untuk diproses secara hukum.

Mennggapi hal tersebut, Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait, menyebut Syekh dapat dikenakan hukuman pidana penjara seumur hidup.

Bahkan, Syekh puji bisa mendapatkan tambahan hukuman berupa tindakan kebiri lewat suntik kimia dan pemasangan alat pendeteksi elektronik.

Arist menjelaskan, berhubung Syekh Puji pernah melakukan tindak pidana kejahatan seksual yang sama kepada santrinya berusia 12 tahun beberapa tahun lalu, dia dapat dikategorikan adalah residivis seksual anak.

 

"Dengan demikian saya bisa memastikan dan percaya bahwa pihak penyidik Direskrimum Polda Jateng yang telah mendapat pelaporan dari keluarga dekat Syekh Puji,

dan didampingi oleh Tim Khusus Komnas Perlindungan Anak perwakilan Jawa Tengah di Semarang dalam waktu dekat akan menindaklanjuti laporan tersebut bahkan menangkap dan menahannya," ujarnya.

Gadis Kecil Kelas 3 SD Dicabuli Pacar Ibunya Sendiri, Sang Ibu Curiga Ada Cairan Putih di Kaki Anak

Sebelum Ditemukan Tewas di Semak-semak, Gadis yang Hendak Jadi Pagar Ayu Diperkosa, Ini Pelakunya

Diketahui syekh Puji atau nama asli Purnomo Cahyo Widianto telah dilaporkan karena diduga telah menikahi seorang anak yang masih baru berusia 7 tahun.

Syekh Puji menikahi bocah itu pada tahun 2016 lalu, tapi baru dilaporkan ke Polda Jateng pada tahun 2020 oleh keluarganya sendiri, yakni Wahyu Dwi Prasetyo, Apri Cahaya Widianto, serta Joko Lelono.

Dalam keterangan tertulisnya, Wahyu mewakili keluarga besar Syekh Puji mengatakan, menolak langkah Syekh Puji menikahi anak di bawah umur.

 

Wahyu dalam pernyataan tertulisnya menyatakan; tidak setuju atas perbuatan asusila Syekh Puji dengan menikahi atau dan berkata "kowe saiki wes dadi bojoku" (kamu sekarang sudah jadi istriku) kepada korban atau bocah 7 tahun tersebut.

Bupati Majalengka Sebut Ada 5.200 Perantau Asal Majalengka Bakal Pulang Kampung

Tak Jadi Lockdown, Presiden Jokowi Pilih Pembatasan Sosial Skala Besar, Polisi Bisa Ambil Tindakan

Menurut Artis, pihaknya telah mengirim pendamping hukum dan tim advokasi Komnas Perlindungan Anak perwakilan Jawa Tengah di Semarang Heru Budhi Sutrisno yang mengawal kasus ini.

"Menurut penyidik, perkaranya masih dalam tahap penyelidikan bahkan penyidik mengaku masih mengaku kesulitan mendapatkan bukti," jelas Arist.

Namun Arist menyebut, dalam waktu dekat akan segera mendatangi Polda Jateng untuk membawa bukti-bukti.

"Kami sudah mengumpulkan banyak bukti dari keluarga untuk kami bawa sebagai alat bukti kepada Direskrimum Polda Jawa Tengah," ujar Arist.

"Pada intinya tidak ada kata kompromi apalagi kata damai bagi Komnas Perindungan Anak atas kejahatan seksual yang dilakukan terhadap anak.

Itu juga merupakan komitmen Polda Jawa Tengah, sekalipun pandemik Corona belum berlalu kasus ini terus kami kawal, tandas Arist. (Tribun Manado)

Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Syekh Puji Kembali Jadikan Bocah 7 Tahun Sebagai Istri, Kata Komnas Perlindungan Anak Angkat Bicara

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved