Breaking News:

PDP di Indramayu Kembali Meninggal

PDP yang Meninggal di Indramayu Dimakamkan Sesuai Protap Pemakaman Pasien Positif Corona

Sehingga, tim medis pun memasukan pasien dalam kategori PDP hingga akhirnya meninggal dunia.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
bbc.co.uk/kompas.com
Virus Corona kini menyerang Wuhan China dan bisa menyebar ke Indonesia. Waspada! 

Sempat Kontak Sang Anak

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dugaan virus corona atau Covid-19 yang meninggal dunia di RSUD Pantura MA Sentot Patrol dimakamkan sesuai protap pemakaman pasien positif virus corona.

Hal tersebut disampaikan Ketua Gugus Penanganan Covid-19 RSUD Pantura MA Sentot Patrol, dr Rosy Damayanti kepada Tribuncirebon.com saat dihubungi melalui sambungan seluler, Selasa (31/3/2020).

Dr Rosy Damayanti mengatakan, pasien tersebut merupakan laki-laki berusia 53 tahun dan meninggal dunia pada Senin (30/3/2020) kemarin sekitar pukul 10.00 WIB.

"Dimakamkan hari itu juga sekitar pukul 15.00 WIB," ujar dia.

Diceritakan Dr Rosy Damayanti, meski saat dirawat di RSUD Pantura MA Sentot Patrol pasien hanya mengalami sesak napas dan mual saja.

Namun, karena sebelum sakit ia sempat berinteraksi dengan anaknya yang masuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP), anaknya itu baru pulang dari daerah Papua.

Sehingga, tim medis pun memasukan pasien dalam kategori PDP hingga akhirnya meninggal dunia.

"Pemakaman seduai protap Kemenkes, kita juga berkoordinasi dengan kecamatan dan desa karena statusnya sudah masuk PDP," ujarnya.

Dalam pemakaman pasien pun tidak banyak yang menghadiri pemakaman tersebut karena dikhawatirkan dapat menularkan virus corona meski statusnya baru PDP.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved