Virus Corona Mewabah

Ada Wabah Virus Corona, Ribuan Tukang Cukur 'Asgar' Pulang Kampung ke Garut, Bakal Dites Kesehatan

Persaudaraan Pemangkas Rambut Garut (PPRG) sudah meminta semua pemangkas rambut untuk memeriksakan kesehatannya.

Youtube South China Morning Post
ILUSTRASI: Seorang penata rambut bernama He Bing, telah membagikan rekaman saat rekan kerjanya melakukan apa yang disebut 'potongan rambut jarak jauh', di salonnya pada Minggu (1/3/2020), di kota selatan Luzhou di provinsi Sichaun, China 

TRIBUNCIREBON.COM, GARUT - Ribuan tukang cukur rambut asal Garut yang bekerja di Jabodetabek akan kembali ke Garut dalam beberapa hari ini.

Persaudaraan Pemangkas Rambut Garut (PPRG) sudah meminta semua pemangkas rambut untuk memeriksakan kesehatannya.

Ketua PPRG, Irawan, mengatakan jumlah pemangkas rambut yang akan pulang diperkirakan 2.500 orang. Mereka tersebar di berbagai daerah di Jabodetabek.

"Kepulangan mereka (pemangkas rambut) ini murni gara-gara korona. Tempat kerja mereka pada libur. Sudah Ditutup sama yang punya tempatnya. Jadi bukan karena mau munggah saja," kata Irawan kepada Tribun, Senin (30/3).

Irawan mengatakan, sudah meminta para pemangkas rambut yang akan pulang untuk memeriksakan kesehatannya.

Setibanya di Garut, para tukang cukur ini harus segera periksa ke puskesmas terdekat.

Jika ada pemangkas tak periksakan diri, rekan-rekan di PPRG akan saling mengingatkan.

Pemeriksaan itu dilakukan agar tak terjadi keresahan di masyarakat.

"Kalau ada yang tak periksa, akan dilaporkan sama teman-teman. Akan disuruh periksa. Sudah disosialisasikan. Teman-teman sudah mengerti," ujarnya

Irawan menambahkan, ia juga sudah menjalani pemeriksaan kesehatan saat akan memangkas rambut Wakil Presiden di Jakarta. Sepulangnya dari Jakarta, ia juga akan kembali melakukan pemeriksaan.

Halaman
12
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved