Virus Corona Mewabah

Unpad Larang Mahasiswa Datang ke Kampus dengan Alasan Apapun Cegah Eskalasi Covid-19 Mulai 23 Maret

Berkoordinasi dengan pihak keamanan untuk memastikan gedung dan ruangan dalam keadaan terkunci, dan mendapatkan pengamanan

Istimewa
Suasana kampus Fakultas Ilmu Budaya Unpad di Jatinangor yang sepi jelang pemberlakuan larangan datang ke kampus. 

TRIBUNCIREBON.COM - Pihak Rektorat Universitas Padjadjaran (Unpad) melarang mahasiswa datang ke kampus, kecuali atas izin tertulis dari ketua program studi. Larangan itu sebagai tindak lanjut kebijakan pencegahan eskalasi Covid-19.

Dalam rilis yang diterima TribunCirebon.com, Sabtu (21/3/2020), Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Keuangan, Ida Nurlinda, menyatakan, kebijakan larangan itu berlaku mulai Senin 23 Maret 2020.

Kebijakan terbaru Unpad ini, kata Ida, untuk menyikapi semakin meluasnya penyebaran Covid-19 dan menindaklanjuti surat edaran sebelumnya No: 192/UN6.WR2/TU/2020 tentang Kebijakan Pencegahan Eskalasi Covid-19 bagi Tenaga Kependidikan.

Para Dekan, Direktur, Kepala Satuan, Kepala Kantor, Kepala Pusat, dan Kepala Laboratorium Sentral, diminta untuk mengoordinasikan di unit masing-masing.

Kebijakan itu adalah perubahan bentuk layanan akademik bagi dosen dan mahasiswa ke dalam bentuk pelayanan daring (remote  working). Selain itu juga meniadakan pembagian jadwal pelayanan tenaga kependidikan. 

Selanjutnya, meminta Pimpinan Unit Kerja di Fakultas, Sekolah Pascasarjana, PSDKU Pangandaran, dan Program studi keperawatan di Garut melarang mahasiswa untuk datang ke kampus dengan alasan apapun, kecuali atas izin tertulis dari Ketua Program Studi.

Inilah Kenangan Tak Terlupakan Teman Sejawat Atas Sosok Himendra Wargahadibrata Saat Kuliah di Unpad

BREAKING NEWS: Lion Air Resmi Tak Beroperasi Lagi di Kertajati Mulai Hari Ini, Penyebabnya Corona

Tiba-tiba Jalan Raya di Cianjur Ini Terangkat Lalu Ambles 15 Meter, Mobil Xenia Terjebak di Tengah

Poin berikutnya, Direktur, Kepala satuan, Kepala kantor dan Kepala pusat di Rektorat dapat menyusun pembagian jadwal kerja bagi tenaga kependidikan, hanya untuk keperluan yang mendesak.

Berkoordinasi dengan pihak keamanan untuk memastikan gedung dan ruangan dalam keadaan terkunci, dan mendapatkan pengamanan yang diperlukan selama pengurangan aktivitaskampusinidilaksanakan.

Berkoordinasi dengan Direktorat Sarana, Prasarana dan Aset Manajemen untuk memastikan kebutuhan pemeliharaan fasilitas (listrik, suhu, dll) yang diperlukan tetap tersedia selama pengurangan aktivitas kampus ini dilaksanakan.

Kebijakan ini berlaku secara bertahap mulai hari Senin 23 Maret 2020, sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut dari pimpinan. (*)

Penulis: Machmud Mubarok
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved