Breaking News:

Aktivis Lingkungan Meminta Konservasi Tak Boleh Diabaikan dalam Pembangunan Wisata di Majalengka

Meski, geliat pembangunan wisata di berbagai daerah merupakan hal positif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Penampakkan olahraga paralayang di Gunung Paten, Majalengka. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Konservasi lingkungan secara berkelanjutan tidak boleh diabaikan dalam pembangunan wisata alam.

Pasalnya, banyak masyarakat di sekitar yang memanfaatkan alam untuk membangun wisata yang potensial demi mendongkrak perekonomian warga sekitar.

Sehingga dengan pengelolaan wisata berbasis konservasi lingkungan ini, maka kearifan lokal hingga kekayaan alam tetap terjaga.

Aktivis lingkungan Majalengka, Eman Kurdiman mengatakan kelestarian lingkungan adalah hal lain yang tidak bisa ditinggalkan.

Meski, geliat pembangunan wisata di berbagai daerah merupakan hal positif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Konservasi harus diperhatikan, selain mengelola potensi yang ada seperti hutan menjadi kawasan wisata kelestarian lingkungannya juga harus dipelihara," ujar Eman, Jumat (20/3/2020).

Dirinya menjelaskan, ada hal yang tidak boleh diabaikan dalam pengembangan wisata alam, yakni pemeliharaan daerah kawasan tangkapan dan resapan air.

Update Virus Corona, Jumat 20 Maret 2020, Tercatat 9.994 Orang Meninggal Dunia, di Indonesia?

Pendaftaran Penerimaan Bintara Prajurit TNI 2020, Sudah Mulai Dibuka untuk Lulusan SMA dan SMK

Sehingga, ketika pengelolaan lingkungan sukses, makan alam akan turut berbanding lurus memberikan andil manfaat bagi masyarakat penjaganya.

"Seakan percuma kalau kita membangun lokasi wisata tapi alam di sekitarnya tidak kita jaga, apalagi merusaknya," ucapnya.

Pentolan Komunitas Saung Erih ini berharap pemerintah dan masyarakat terutama di desa yang mengelola hutan menjadi kawasan wisata untuk semakin aktif mengelola lingkungan.

Selain menanam pohon, ia juga mendorong masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan di alam sekitarnya.

Sebelum Jumatan Masjid Agung Indramayu Disemprot Disinfektan, Warga Tidak Perlu Takut Virus Corona

Pendaftaran Calon Polisi di Kuningan Mencapai 247 Orang, 50 Orang Dinyatakan Lolos Verifikasi

"Lingkungan kita jaga, tak hanya dengan melakukan penanaman pohon saja, tetapi juga memperhatikan sampah. Kalau perlu kelola sampah sehingga memberikan kemanfaatkan ekonomi dan ekologi bagi kita semua," kata Kang Eman, sapaan akrabnya.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved