Breaking News:

Wabah Virus Corona Bikin Jadi Berkah Bagi Nelayan di Indramayu, Harga Ikan Melambung Tinggi

Harga ikan yang dilelang di Kabupaten Indramayu harganya terus melambung tinggi dalam beberapa bulan terakhir.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Proses pelelangan ikan di KUD Baita Mina Lestari di Desa Majakerta, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Kamis (19/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Harga ikan yang dilelang di Kabupaten Indramayu harganya terus melambung tinggi dalam beberapa bulan terakhir.

Salah satunya yang terjadi di pelelangan ikan di KUD Baita Mina Lestari Desa Majakerta, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu.

Staf Manager KUD Baita Mina Lestari, Umar Anas mengatakan, melambungnya harga ikan sebabkan oleh tingginya permintaan pasar beberapa bulan terakhir.

Kasus Virus Corona di China Menurun, Angka Perceraian Justru Meningkat Setelah Karantina

"Harga ikan sekarang sedang naik semua,  bakul-bakul berani menawar harga tinggi," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Kamis (19/3/2020).

Menurut Umar Anas, para bakul itu biasa memasarkan ikan ke daerah Jakarta. Di sana harga ikan sedang mahal karena dampak bencana banjir dan merebaknya virus corona atau Covid-19.

Hampir semua jenis ikan mengalami kenaikan, seperti ikan tongkol dari semula harga Rp 8 ribu per kilogram kini bisa tembus hingga harga Rp 25 ribu per kilogramnya.

Kenaikan harga juga terjadi pada jenis ikan kembung dari harga Rp 12 ribu per kilogram sekarang menjadi Rp 15 ribu per kilogramnya.

Update Kasus Virus Corona di Indramayu, per Kamis (19/3/2020): PDP Total 5 Orang, ODP Total 41 Orang

Jangan Sampai Kecolongan, Begini Cara Benar Membersihkan Handphone Agar Terhindar dari Virus Corona

"Ikan selar dari Rp 15 ribu sekarang Rp 22 ribu, ikan cucut dari tadinya Rp 8 ribu menjadi Rp 12 ribu," ujar dia.

Dengan melambungnya harga ikan ini tentu menjadi berkah tersendiri khususnya bagi para nelayan di Kabupaten Indramayu.

Sementara itu, Umar Anas berpendapat, dampak lainnya juga dipengaruhi oleh musim barat yang hingga sekarang masih berlangsung.

Banyak nelayan enggan melaut mengingat kondisi cuaca yang tidak bersahabat, sehingga membuat pasokan ikan menjadi menurun sedangkan permintaan ikan di pasaran terus melambung tinggi.

RSUD 45 Kuningan Belum Menerima Pasien Rujukan Suspect Virus Corona

"Kalau istilah di sini baratan, anginnya deras banyak juga nelayan yang tidak berangkat karena cuaca buruk, jadinya pasokan sedikit tapi permintaan sedang tinggi," ujarnya.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved