Sabtu, 30 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Virus Corona

Mengenal Social Distancing, Dinilai Lebih Efektif Cegah Penyebaran Virus Corona Dibanding Lockdown

Social distancing, salah satu langkah yang dianggap paling efektif dalam mengurangi penyebaran infeksi Virus Corona.

Tayang:
IRNA
Ilustrasi Virus Corona 

TRIBUNCIREBON.COM– Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus corona dan penyakit Covid-19.

Jokowi telah secara resmi mengimbau masyarakat untuk menjauhi kerumunan guna meminimalisir penyebaran infeksi Virus Corona.

Jokowi meminta agar masyarakat mulai mengurangi aktivitas di luar rumah.

Baru 3 Menit Nikah, Wanita Ini Langsung Gugat Cerai Suaminya Gara-gara Sang Suami Lakukan Hal Ini

"Saatnya kita kerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah di rumah," ujar Jokowi dalam konferensi pers di Istana Bogor, Minggu (15/3/2020), dikutip dari Kompas.com.

Cegah Penyebaran Corona, Dinkes Cirebon Minta Perusahaan Awasi TKA Agar Tak Bepergian ke Luar Negeri

Langkah tersebut ditempuh agar penanganan Covid-19 bisa dilakukan dengan lebih maksimal.

"Agar penyebarannya bisa kita hambat dan stop," ujar Kepala Negara.

Lebih lanjut, Jokowi juga meminta semua orang untuk mulai bekerja sama dan saling tolong-menolong agar penanganan Covid-19 bisa dilakukan dengan baik.

"Inilah saatnya bekerja bersama-sama, saling tolong-menolong dan bersatu padu.

Gotong royong, kita ingin ini jadi gerakan masyarakat agar masalah Covid-19 bisa ditangani maksimal," ujar Jokowi.

Presiden Joko Widodo konferensi pers perihal penanganan virus Corona di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (13/3/2020).
Presiden Joko Widodo konferensi pers perihal penanganan virus Corona di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (13/3/2020). (KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONO)

Tindakan ini dikenal dengan istilah social distancing, salah satu langkah yang dianggap paling efektif dalam mengurangi penyebaran infeksi Virus Corona.

Social distancing bahkan dianggap lebih efektif dibandingkan aksi lockdown yang banyak dilakukan negara-negara di dunia.

Apa itu social distancing?

Dilansir oleh The Washington Post, social distancing merupakan serangkaian pengendalian infeksi nonfarmasi yang dimaksudkan untuk menghentikan atau memperlambat penyebaran penyakit menular.

Tujuan melakukan social distancing adalah untuk mengurangi kemungkinan kontak antara orang yang menderita infeksi dan orang lain yang tidak terinfeksi sehingga dapat meminimalisir penularan penyakit, morbiditas, dan akhirnya, kematian.

Hal ini dinilai lebih efektif untuk meminimalisir infeksi Covid-19 dari pada aksi lockdown yang banyak dilakukan sejumlah negara.

TERNYATA Seperti Ini Bentuk Virus Corona yang Membuat Orang Saat Ini Ketakutan, Kecil tapi Mematikan

Lantas, bagaimana panduan menceah virus corona dengan social distancing?

1. Hindari kontak dekat orang lain

Dikutip dari Kompas.com, ahli epidemiologi UC San Francisco Jeff Martin, MD, MPH, dan George Rutherford, III, MD, menjelaskan, social distancing adalah kunci hidup untuk beberapa waktu ke depan.

Dia menganjurkan untuk menghindari kontak dekat dengan orang lain untuk menghindari penangkapan virus sendiri dan untuk menghindari menularkannya.

2. Social distancing meluas ke tindakan pencegahan di lingkungan

Social distancing juga dapat secara efektif meluas ke tindakan pencegahan lingkungan seperti mendisinfeksi permukaan yang sering disentuh yang mungkin menularkan virus, kata Martin.

Aktivitas masyarakat saat berada di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Senin (9/3/2020). Pemerintah resmi mengumumkan bertambahnya pasien yang dikonfirmasi positif tertular virus corona pada hari minggu, total ada 6 pasien kasus Covid-19.
Aktivitas masyarakat saat berada di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Senin (9/3/2020). Pemerintah resmi mengumumkan bertambahnya pasien yang dikonfirmasi positif tertular virus corona pada hari minggu, total ada 6 pasien kasus Covid-19. (KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

3. Menghindari pertemuan besar

Banyak kota ataupun perusahaan telah mendorong social distancing dengan melarang pertemuan besar, mendorong telecommuting dan menutup sekolah.

Ciri-ciri Awal Seseorang Punya Kolesterol Tinggi, Waspada Jika Ada Gejala Mencurigakan Seperti Ini

4. Menghindari transportasi umum

Hindari menggunakan transportasi umum yang penuh sesak jika memungkinkan. Dengan meminimalisir bersinggungan dengan orang lain, kita dapat mengurangi risiko tertular virus sebaik mungkin.

Para ahli pun menyarankan bagi mereka yang berusia di atas 60 tahun untuk tinggal di rumah saja.

Pasalnya, lansia merupakan kelompok paling rentan tertular virus. 

Pembeli minuman boba di China diharuskan cek suhu tubuh dan antre dengan jarak 1,5 meter.
Pembeli minuman boba di China diharuskan cek suhu tubuh dan antre dengan jarak 1,5 meter. (Kolase Facebook/Chinanews.com)

5. Panduan ke restoran dan gym

Bagi orang muda, pergi ke restoran atau gym tidak masalah.

Asal, bersihkan permukaan alat yang dipakai (baik alat makan dan peralatan gym) dengan disinfektan.

Sementara untuk pergi ke tempat ramai, di mana harus bersinggungan dengan orang lain, para ahli meminta untuk memikirkan risiko yang akan dihadapi.

Tempat ramai misalnya bar atau pertunjukan musik.

BCL dan Noah Kembali Ziarah ke Makam Ashraf Sinclair, Peluk Almarhum dengan Wajah Tersenyum

(TribunnewsWiki.com/Niken Aninsi, Kompas.com/Gloria Setyvani Putri)

Sumber: TribunnewsWiki
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved