Breaking News:

Gadis 7 Tahun Dinikah Siri oleh Pemuka Agama Sekaligus Pengasuh Ponpes di Magelang, Sudah 3 Tahun

Ketua Komnas Perlindungan Anak Jateng, Endar Susilo, mengatakan dari informasi yang pihaknya dapatkan, pernikahan itu terjadi pada 2017 lalu.

Editor: Mumu Mujahidin
freepik.com
Ilustrasi pernikahan 

"Kami ingin pelaku pernikahan anak di bawah umur itu bisa mendapat hukuman yang setimpal," jelasnya.

Suami Bakar Istri Hidup-hidup di Dalam Mobil Truk, Terluka Parah Harapan Hidup Hanya 30 Persen

Gadis Cantik Asal Sukabumi Sudah Sebulan Raib, Izin Via SMS Mau Kerja di Ciburuy, Ortu Lapor Polisi

169 Kasus Pernikahan Dini Terjadi di Enrekang

Pernikahan dini di Kabupaten Enrekang harus menjadi perhatian semua kalangan.

Pasalnya, berdasarkan data Kementrian Agama (Kemenag) Enrekang, Sulsel,  angka Pernikahan Dini tergolong tinggi.

Pada tahun 2018 lalu, Kemenag Enrekang mencatat ada 169 pasangan di bawah umur yang menikah.

Jumlah tersebut sekitar delapan persen dari angka total pernikahan yang berlangsung di Kabupaten Enrekang selama 2018 yang mencapai 1.916 pasang.

Hal tersebut disampaikan oleh Kasi Bimas Islam Kemenag Enrekang, Syawal Sitonda kepada TribunEnrekang.com, Senin (5/8/2019).

Menurutnya, dari total 169 pernikahan dini yang terjadi paling banyak di Kecamatan Maiwa mencapai 32 pasang dan Masalle 29 pasang.

Nenek Juamsih Terkulai Lemah di Atas Kasur Karena Idap Tumor di Bagian Wajah, Sulit Melihat & Makan

Inilah Tanda-tanda Seseorang Memiliki Kolesterol Tinggi, Bisa Sebabkan Stroke & Serangan Jantung

Sementara Kecamatan paling sedikit melangsungkan pernikahan dini adalah Kecamtan Bungin 4 pasang dan Malua 5 pasang.

"Ini tergolong tinggi untuk wilayah kita, apalagi dengan melihat masyarakat Enrekang yang agamis," kata Syawal Sitonda.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved