Sepasang Pelajar di Palembang Digerebek Berduaan di Penginapan, Petugas Temukan Tisu Magic
Sepasang pelajar digerebek tengah berada di dalam kamar penginapan di Bukit Makmur, Palembang
TRIBUNCIREBON.COM - Sepasang pelajar digerebek tengah berada di dalam kamar penginapan di Bukit Makmur, Bukit Lama, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (8/3/2020) dini hari.
Kedua pelajar tersebut diamankan saat berada di dalam kamar hotel.
Saat dirazia, petugas juga menemukan bekas bungkus tisu magic.
Ketika hendak dilakukan pemeriksaan terhadap kedua pasangan di bawah umur tersebut,
Petugas sedikit mengalami kesulitan karena keduanya tidak mau membuka pintu kamar dengan alasan takut untuk diperiksa.
Namun akhirnya pasangan itu membuka pintu kamarnya.
Saat dilakukan pemeriksaan petugas menemukan seragam pramuka milik wanita tersebut yang disimpan nya di bawah kasur.
• Anak Punk Dibakar Hidup-hidup oleh Kelompok Preman Saat Ngamen di Rumah Makan, Nyaris Tewas Terbakar
• Ririn Ekawati Diamankan Polisi Diduga Terkait Kasus Penyalahgunaan Narkoba, Ini Statusnya
Kemudian petugas kembali melakukan pemeriksaan dan ditemukan satu buah tisu magic yang disimpan kedua pelaku dibawah meja dalam keadaan kosong.
Saat diwawancarai petugas kedua pasangan tersebut mengaku sudah izin kepada kedua orangtuanya untuk menginap dirumah temannya
Nyatanya kedua pasangan itu malah menginap bersama di hotel tersebut.
"Saya sudah izin kepada orang tua kalau saya ingin menginap di rumah teman saya," ujar kedua pasangan tersebut.
• Yuni Shara Blak-blakan Ungkap Alasan Tak Menikah Lagi Setelah 2 Kali Gagal dan Bercerai
• VIRAL Pasangan Pengantin Baru Ini Bulan Madu Keliling Jawa hingga ke Bali Pakai Sepeda Motor
Diketahui Polrestabes menggelar razia gabungan bersama TNI, Polri, dan Polisi Pamong Praja (Pol PP) kota Palembang
Razia tersebut dalam rangka menciptakan rasa aman di wilayah kota Palembang, dimulai dari pukul 22.00 sampai dengan pukul 04.00 Wib.
Razia ini petugas menjaring beberapa pasangan mesum diantaranya dua pasangan yang masih dibawah umur dengan masih membawa seragam sekolah
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji melalui Kasat Sabhara Polrestabes Palembang, Kompol Sutrisno mengatakan pasangan yang diamankan langsung dibawa untuk diperiksa.
Kepsek Ditangkap
Jika di Palembang yang ditangkap berduaan di hotel itu adalah pelajar, beda lagi dengan di Aceh Darussalam.
Di negeri Serambi Mekah itu, justru guru yang melakukan perbuatan tak senonoh.
Dua guru dari Sekolah Menengah Atas di Lamno, Aceh Jaya, menjalani hukuman cambuk di Banda Aceh, akibat perbuatan tidak senonoh yang dilakukan keduanya.
Di areal terbuka, Senin (2/3/2020) pagi keduanya menjalani uqubat cambuk masing-masing 30 kali dipotong masa tahanan.
• BCL Tak Kuasa Menahan Tangis Saat Judika Nyanyikan Lalu Tak Mungkin Bersama Ari Lasso Peluk Unge
• ZODIAK CINTA Hari Ini, Gemini dengan Pasangan Sangat Sehat, Pisces yang Jomblo Masih Nikmatin Hidup
Keduanya ditangkap Polisi Wilayatul Hisbah saat sedang berduaan di hotel kawasan Jalan TP Polem Peunayong, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Minggu (27/10/2019) sekitar pukul 04.00 WIB.
Masing-masing adalah wanita yang berstatus kepala sekolah berinisial AW (43), ditangkap bersama laki-laki yang merupakan wakilnya HO (35).
Penggerebekan tersebut dilakukan petugas Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh.
Selain petugas Satpol PP dan WH, suami AW juga ikut dalam penggerebekan menjelang subuh itu.

Kasatpol PP dan WH Kota Banda Aceh, Hidayat SSos kepada Serambinews.com menyebutkan, pihaknya mendapatkan informasi ada pasangan bukan suami istri bermalam satu kamar di hotel.
Setelah mendapatkan informasi tersebut, petugas langsung bergerak melakukan penggerebekan.
"Karena suami AW minta ikut dan ingin menyaksikan langsung penggerebekan istrinya dan seorang laki-laki, akhirnya petugas mengizinkan," kata Hidayat.
"Namun petugas harus mengawalnya karena khawatir yang bersangkutan mengamuk di luar batas," tambahnya.
Dalam penggerebekan itu, petugas Satpol PP dan WH juga melibatkan pihak hotel.
• Anggota TNI Dikeroyok Preman Pasar di Medan Hingga Cedera, Usai Dianiaya Korban Langsung Disekap
• Jangan Cemas, Cegah Virus Corona dengan Mengonsumsi 3 Jenis Rempah atau Bumbu Dapur Ini
Saat penggerebekan, yang pertama keluar dari kamar tersebut adalah HO.
Sementara AW ada di dalam kamar.
Saat itu, suami AW sempat mengamuk.
Ia hendak memukul dan melempar selingkuhan istrinya itu dengan batu.
Namun, aksi itu dihalau oleh petugas.

Suami AW juga kembali mengamuk saat melihat istrinya hendak ke luar dari pintu kamar hotel.
Karena melihat ada suaminya, sang oknum kepala sekolah itu kembali masuk ke dalam kamar.
Setelah tertangkap basah berada dalam satu kamar, keduanya lalu 'diangkut' ke Kantor Satpol PP Kota Banda Aceh.
Menurut petugas, berdasarkan hasil pemeriksaan, di kamar tersebut AW mengaku hanya sebatas ciuman dan berpelukan dengan laki-laki yang sehari-hari bekerja membantu tugasnya di sekolah.
Namun, berbeda dengan keterangan WH yang diperiksa secara terpisah.
Laki-laki yang menjabat wakil kepala sekolah ini mengaku dirinya dan kepala sekolah sudah melakukan hubungan suami istri.
• UPDATE Virus Corona Selasa 3 Maret 2020: Waspada 75 Negara Terjangkit, 3.000 Orang Meninggal Dunia
• Jenderal Polisi Nyamar, Ngetes Bikin Laporan di Polsek, Dicuekin Petugas, Kapolsek Langsung Dicopot
Kasatpol PP dan WH Kota Banda Aceh, Hidayat SSos melalui Kasi Penyelidikan dan PenyidikanSatpol PP dan WH Kota Banda Aceh, Zakwan SHI menceritakannya kepada Serambinews.com.
Menurut Zakwan, hubungan terlarang kepala sekolah dan wakilnya ini sudah berjalan sekitar tiga bulan.
Karena satu sekolah dan sering bertemu sebagai kepala sekolah dan wakil kepala sekolah, perasaan yang seharusnya tak ada pun mulai bersemi.
Keduanya mengaku sama-sama punya perasaan.
Padahal, AW dan HO sama-sama sudah punya pasangan yang sah, bahkan sudah memiliki anak-anak.
"Kalau wanita kepala sekolah itu statusnya masih memiliki suami yang sah," kata Zakwan berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap AW.
• Bersyukurlah Indonesia Kaya Rempah, Temulawak Obat Tolak Virus Corona, Begini Cara Mudah Mengolahnya
• Jadwal Acara TV Hari Ini, Saksikan Konon Katanya yang akan Mengungkap Misteri Urban Legend di GTV
Sedangkan HO, mengaku juga sudah menikah namun sudah bercerai dengan istrinya.
"Itu pengakuan HO, kita belum tahu kebenarannya. Kalau yang wanita, kita tahu dia masih punya suami sah, karena suaminya ikut dalam penggerebekan," kata Zakwan.
Kepala sekolah dan wakilnya itu dinilai melanggar Pasal 23 Tentang Khalwat Jo Pasal 25 Tentang Ikhtilath Qanun Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.
Selain kedua pasangan non muhrim ini, sebut Hidayat, Mahkamah Syariyah Kota Banda Aceh juga mengeksekusi enam orang lainnya yang terbukti di persidangan melakukan pelanggaran hukum syariat Islam.
Empat di antaranya adalah pasangan yang melakukan ikhtilat di sejumlah tempat di Banda Aceh, yakni RA (21 kali cambukan), SF (26 kali), RAS (26 kali), dan RD (25 kali).
Sedangkan satu orang perempuan pelaku ikhtilat limpahan kasus dari Polda Aceh yakni ARA mendapat cambukan sebanyak 25 kali dan satu lainnya adalah pria berinisial WM, pelaku pelecehan seksual terhadap anak dan perempuan dewasa yang ditangkap oleh Petugas Polresta Banda Aceh, mendapat hukuman cambukan sebanyak 42 kali.
• Ratusan Santri di Kuningan Gelar Solawatan Agar Terhindar dari Virus Corona yang Tengah Mewabah
• Hari Ini Mobil SIM Keliling Polres Cirebon Kota Ada di Grage City Mall, Yuk Perpanjang SIM Anda
“Keenam terdakwa ini masing-masing mendapat cambukan sebanyak 20 hingga 25 kali cambukan.
Sementara itu, untuk pelaku pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur mendapat cambukan sebanyak 45 kali dipotong masa tahanan.
Kasatpol PP-WH Banda Aceh, Muhammad Hidayat juga mengatakan, cambukan ini adalah pelaksanaan uqubat cambuk pertama di Banda Aceh pada tahun 2020.
Pelaksanaan uqubat cambuk dilaksanakan di taman publik Taman Bustanulssalatin Banda Aceh.
Berbeda dari sebelumnya, kali ini prosesi cambuk tak banyak dihadiri warga.
“Barangkali karena pelaksanaan hukuman cambuk ini dilakukan pada hari dan jam kerja, dan ini bukan lokasi permukiman warga. Kalau masjid kan permukiman warga, jadi banyak yang lihat,” ujar Fadil, seorang warga punge Banda Aceh.
Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Bohongi Orangtua, 2 Pelajar Ini Malah Ngamar di Hotel, Petugas Temukan Bungkus Tisu Magic di Kasur