Padahal Lagi Liburan Bareng Keluarga, Pria Ini Nekat Gauli Adik Ipar di Kamar Ganti Objek Wisata
Pria yang memiliki dua istri tersebut ditangkap karena merudapaksa adik iparnya sendiri sebanyak tiga kali pada 2019 lalu.
Penulis: Mutiara Suci Erlanti | Editor: Mutiara Suci Erlanti
TRIBUNCIREBON.COM- Tim Polres Lhokseumawe, Aceh, menangkap pria berinisial I (41) warga Desa Keumili, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, pada 14 Februari 2020.
Pria yang memiliki dua istri tersebut ditangkap karena memerkosa adik iparnya sendiri sebanyak tiga kali pada 2019 lalu.
• Pasien Virus Corona di Indonesia Bertambah Menjadi 4 Orang, Begini Kondisi Terkini Pasien 1 dan 2
Wakil Kepala Kepolisian Resor Lhokseumawe Kompol Ahzan menyebutkan, korban merupakan adik ipar dari istri kedua pelaku.
Korban pemerkosaan tersebut adalah seorang anak tunarungu. Akibat pemerkosaan tersebut, korban saat ini hamil empat bulan.
• Tim Crisis Center Indramayu Akan Kerahkan Tim Khusus Pantau ODP Corona di Rumahnya Selama 14 Hari
• RSHS Bandung Kembali Isolasi Tiga Pasien dengan Status Pengawasan Corona, Seorang Masih Diterapi
“Kasus ini terbongkar saat istri pelaku curiga kondisi adiknya LY warga Lhokseumawe. Gadis berusia 14 tahun dan tunarungu itu seperti orang hamil. Lalu dites pakai alat kesehatan, ternyata benar hamil empat bulan,” kata Ahzan dilansir dari Kompas.com
Awalnya, pihak keluarga menanyakan siapa yang memerkosa korban. Kemudian, korban yang tunarungu menunjuk kakak iparnya sendiri.
Kesal akan tindakan suaminya, kakak korban langsung melaporkan kasus itu ke Mapolres Lhokseumawe.
Pemerkosaan pertama kali dilakukan pada akhir September 2019 di kawasan wisata Ujong Blang, Lhokseumawe.
• Musim Penghujan Jadi Berkah Bagi Pengusaha Bibit di Majalengka, Permintaan Bibit Buah Meningkat
Saat itu, pelaku memerkosa korban di dalam kamar ganti pakaian di lokasi objek wisata itu.
Padahal, saat itu seluruh keluarga ke lokasi wisata untuk berlibur.
Pemerkosaan berikutnya terjadi pada Oktober dan Desember 2019 di rumah korban.
Korban terpaksa tidak menceritakan peristiwa biadab itu, karena diancam akan dipukul oleh pelaku.
“Pelaku kita tangkap dan sampai sekarang belum mau mengakui perbuatannya. Namun dari alat bukti yang ada, kita yakin dia pelakunya," kata Ahzan.
• Ibu Nikahi Anak Kandung di Gorontalo Hingga Hamil, Anak Hasil Inses Bisa Kena Penyakit Langka Ini
Pria di Makassar rudapaksa dua gadis tunarungu
Penyidik Polrestabes Makassar menangkap Farouk (36) atas dugaan tindakan pencabulan yang dilakukannya terhadap dua gadis penyandang tunarungu di Kecamatan Rappocini, Makassar, Selasa (12/2/2020).
//
• Revina VT Berani Bongkar Borok Psikolog Dedy Susanto, Chat Cabul di WhatsApp Sengaja Diposting di IG
Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polrestabes Makassar AKP Ismail mengatakan, pelaku ditangkap di rumahnya.
Dua gadis difabel tersebut berinisial NA (29) dan SR (22).
• Pria Berjuluk Yang Mulia Tipu 800 Orang yang Mau Jadi PNS, Hasil Menipu Kantongi Duit Rp 2 Miliar
Keduanya menjadi korban pemerkosaan terduga pelaku pada tahun 2017, 2018, dan 2019.
"Korban NA mengaku dibawa ke salah satu wisma saat pelaku melakukan aksinya," kata Ismail saat ditemui di Mapolrestabes Makassar, Rabu (12/2/2020) dilansir dari Kompas.com
Ismail mengatakan, Farouk menyetubuhi NA dengan cara dipaksa pada Agustus 2017 dan Oktober 2018 lalu.
Saat itu, kata Ismail, NA dipaksa diberikan minuman hingga mengalami pusing. NA yang juga masih kenalan Farouk, kata Ismail, akhirnya disetubuhi dalam keadaan pusing.
• Imbas Permendagri Nomor 33 Tahun 2019, Dinkes Kabupaten Cirebon Cari Formula Pengganti SKTM
"Dari keterangan korban, dia mengaku diberikan minum dan dipaksa hingga dia pusing," tutur Ismail.
Sementara itu, satu korban lainnya, SR, mengaku dicabuli Farouk di kediamannya yang berada di Kecamatan Rappocini, Makassar.

Aksi Farouk dilakukan saat istri dan keluarganya sedang menjalankan ibadah umrah di Arab Saudi. Peristiwa ini terjadi pada Juli 2019 lalu.
• JANDA Kaya Berharta Miliaran di Tulungagung Tewas Dibunuh, Ini Fakta-fakta Terbarunya
"Pada saat itu korban diajak datang ke rumahnya karena istrinya dan keluarganya pergi umrah," terang Ismail.
Saat ini, kata Ismail, pihaknya masih mendalami keterangan korban dan pelaku.
Pasalnya, menurut Ismail, kasus dugaan pencabulan tersebut dilakukan dalam waktu yang lama.
Ismail mengatakan, kedua korban baru melaporkan aksi F seusai kedunya bercerita satu sama lain hingga mengetahui bahwa mereka berdua menjadi korban F.
• Tingkat Kolesterol Anda Baik Atau Banyak Kolesterol Buruk? Cek di Sini Cara Memeriksanya
"Saat ditanya mengapa baru melapor sekarang, kedua korban ini bilang, mereka awalnya cerita-cerita sampai akhirnya mengetahui kalau sama-sama pernah menjadi korban dugaan pemerkosaan dari terlapor," tutup Ismail.