Breaking News:

Dinkes Sebut Kelangkaan Masker di Indramayu karena Panic Buying & Ada Oknum Penimbun Masker

Kepala Dinkes Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, fenomena itu disebut dengan istilah panic buying.

Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Ilustrasi masker 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu menilai kelangkaan masker di apotek-apotek di Kabupaten Indramayu akibat kelatahan masyarakat terkait merebaknya isu virus corona atau Covid-19.

Kepala Dinkes Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, fenomena itu disebut dengan istilah panic buying.

Polisi Gerebek Rumah di Astana Anyar Bandung, Sita 6700 Masker yang Diduga Ditimbun

"Mereka menilai dengan melakukan hal itu mereka akan terhindar dari virus cirona, tapi itu tidak juga," ujar dia kepada Tribuncirebon.com seusai rapat koordinasi pencegahan pencegahan penyebaran virus corona di Islamic Center Indramayu, Jumat (6/3/2020).

Tidak hanya itu, kelangkaan masker juga disebabkan oleh banyak yang melakukan penimbunan.

Dalam hal ini pemerintah sudah berkoordinasi dengan Polres Indramayu untuk mengawasi dan mengecek agar tidak ada oknum yang menimbun masker.

Pasien Virus Corona di Indonesia Bertambah Menjadi 4 Orang, Begini Kondisi Terkini Pasien 1 dan 2

Tim Crisis Center Indramayu Akan Kerahkan Tim Khusus Pantau ODP Corona di Rumahnya Selama 14 Hari

"Kita bekerjasama dengan Polres kemarin melakukan pengecekan supaya tidak ada penimbunan," ucapnya.

Polres Indramayu, disampaikan Deden Bonni Koswara, menyarankan pemerintah untuk menyimpan masker-masker baik di rumah sakit maupun gudang-gudang farmasi.

Masker-masker ini harus disimpan agar tidak terbuang percuma sebagai bahan persediaan.

"Masker ini dikhususkan hanya untuk orang yang sakit saja," ujarnya.

RSHS Bandung Kembali Isolasi Tiga Pasien dengan Status Pengawasan Corona, Seorang Masih Diterapi

Sementara untuk orang yang sehat, Deden Bonni Koswara menyarankan untuk menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti rajin mencuci tangan.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved