Pasien Asal Majalengka Negatif Corona
Hasil Uji Lab Pasien Asal Majalengka Tidak Masuk Kriteria Gejala Virus Corona, Pasien Dirawat Biasa
Gejala yang dialami pasien berjenis kelamin perempuan itu dianggap menyerupai gejala yang ditimbulkan virus corona.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mumu Mujahidin
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Pasien asal Majalengka dirujuk ke RSD Gunung Jati Kota Cirebon karena mengalami demam tinggi dan batuk-batuk.
Gejala yang dialami pasien berjenis kelamin perempuan itu dianggap menyerupai gejala yang ditimbulkan virus corona.
Namun, Koordinator Tim Dokter Pasien Suspect Corona RSD Gunung Jati, dr Syifa Imelda, memastikan gejala yang pasien tersebut alami tidak termasuk kriteria corona.
• Pasien Asal Majalengka yang Dirujuk di RSD Gunung Jati Cirebon Negatif Corona, Dia Kena Demam Tinggi
• Sesosok Mayat Wanita Bertato Tanpa Busana Ditemukan di Selokan Dekat Hotel di Lembang, Luka di Leher
"Tapi kami tetap merawatnya karena pasien itu sedang sakit," ujar Syifa Imelda saat ditemui di RSD Gunung Jati, Jalan Sudharsono, Kota Cirebon, Kamis (5/3/2020).
Ia mengatakan, pasien berusia 63 tahun itupun tidak dirawat di ruang isolasi khusus.
Pasien tersebut dirawat di ruang perawatan biasa karena sakit yang dialaminya bukan diakibatkan corona.
Selain itu, statusnya juga menjadi pasien biasa setelah sebelumnya dikategorikan pasien dalam pengawasan (PDP).
"Dari hasil uji lab dan rontgen dipastikan gejala yang dialami pasien tidak masuk kriteria gejala covid-19," kata Syifa Imelda.
• Breaking News: Hujan Deras di Kuningan, Rumah Sarda, Warga Dusun Godong Garawangi Tertimpa Longsor
• Bangunan RS Eks Kamp Pengungsi Vietnam di Batam Bakal Jadi Rumah Sakit Khusus Pasien Virus Corona
Diberitakan sebelumnya, pasien perempuan itu sempat dirawat di RSUD Majalengka karena mengalami demam tinggi dan batuk-batuk.
Gejala tersebut dialami pasien yang berusia 63 tahun itu sepulang melaksanakan ibadah umrah.
Bahkan, pasien tersebut sempat dirawat di ruang isolasi RSUD Majalengka selama beberapa hari kemudian dirujuk di RSD Gunung Jati Kota Cirebon.
Dirujuk Karena Demam Tinggi
Pasien asal Majalengka dirujuk ke RSD Gunung Jati Kota Cirebon karena mengalami demam tinggi.
Koordinator Tim Dokter Pasien Suspect Corona RSD Gunung Jati, dr Syifa Imelda, memastikan gejala yang pasien tersebut tidak termasuk kriteria corona.
Hal itu diketahui dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan terhadap pasien berjenis kelamin perempuan itu.
"Dari hasil rontgen dipastikan tidak masuk kriteria gejala yang ditimbulkan akibat virus corona," kata Syifa Imelda saat ditemui di RSD Gunung Jati, Jl Sudharsono, Kota Cirebon, Kamis (5/3/2020).
Ia mengatakan, tim dokter langsung menangani pasien yang dirujuk dari RSUD Majalengka itu.
Hasil uji laboratorium juga menunjukkan tidak ditemukan gejala yang dialami pasien suspect covid-19.
Karenanya, saat ini statusnya juga menjadi pasien biasa setelah sebelumnya masuk kategori pasien dalam pengawasan (PDP).
• 5 Fakta Baru Hubungan Sejenis Berbuat Tak Senonoh di Musala, Diduga Ada Unsur Paksaan pada Anak
• Bayi Kembar 3 di Semarang Ini Bikin Gemas, Diketahui Saat Usia Kandungan 5 Bulan, Ini Nama-namanya
"Dari riwayat kesehatannya juga membuktikan pasien ini memiliki sakit paru-paru," ujar Syifa Imelda.
Diberitakan sebelumnya, pasien perempuan itu sempat dirawat di RSUD Majalengka karena mengalami demam tinggi dan batuk-batuk.
Gejala tersebut dialami pasien yang berusia 63 tahun itu sepulang melaksanakan ibadah umrah.
Bahkan, pasien tersebut sempat dirawat di ruang isolasi RSUD Majalengka selama beberapa hari kemudian dirujuk di RSD Gunung Jati Kota Cirebon.
Artikel ini telah tayang di Tribuncirebon.com dengan judul Pasien Asal Majalengka yang Dirujuk di RSD Gunung Jati Cirebon Negatif Corona, Dia Kena Demam Tinggi