Virus Corona
Jabar Siaga 1 Virus Corona, Pemkab Majalengka Segera Antisipasi, Terdapat 108 Pekerja Tenaga Asing
Hal itu juga sebagai bentuk tindaklanjut perintah Gubernur bahwasanya Jawa Barat telah Siaga 1 menyikapi virus Corona.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mumu Mujahidin
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA - Bupati Majalengka, Karna Sobahi menyatakan dirinya akan menggelar rapat koordinasi terkait penyebaran virus Corona yang kini sudah memasuki wilayah Jawa Barat.
Hal itu juga sebagai bentuk tindaklanjut perintah Gubernur bahwasanya Jawa Barat telah Siaga 1 menyikapi virus Corona.
"Kita akan rapat koordinasi dengan forkopimda dengan DPRD, para Kepala Dinas, Camat, Para Kepala Puskesmas dan Direktur Rumah Sakit, mau menindaklanjuti perintah Gubernur yang hari ini seluruh Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur Rumah sakit diundang ke Gedung Sate untuk menyikapi masalah Virus Corona itu," ujar Bupati saat ditemui di Pendopo, Selasa (3/3/2020).
Ia mengatakan, dua warga Depok yang positif terjangkit virus Corona itu akan menjadi pembelajaran bagaimana Pemerintah Majalengka menyikapi jika ada warganya yang terkena virus tersebut.
Oleh karena itu, pihaknya telah menginstruksikan khususnya kepada pihak rumah sakit dan Dinas Kesehatan agar menyiapkan tindakan sedini mungkin untuk menindaklanjuti jika ada warga Majalengka yang terjangkit.
"Makanya dalam brefing dadakan Direktur Rumah Sakit dan Kepala Dinas Kesehatan saya tidak mau tahu jika terjadi sesuatu di Majalengka, mau dikemanakan pasien ini. Langkahnya kaya apa," ucapnya.
Selain itu Bupati menambahkan, sebagai tindaklanjut arahan Gubernur Jawa Barat, pihaknya juga telah memanggil Kepala Dinas Tenaga Kerja untuk mendata jumlah Tenaga Kerja Asing (TKA) di setiap perusahaan di Majalengka.
• UPDATE Virus Corona Selasa 3 Maret 2020: Waspada 75 Negara Terjangkit, 3.000 Orang Meninggal Dunia
• Jangan Cemas, Cegah Virus Corona dengan Mengonsumsi 3 Jenis Rempah atau Bumbu Dapur Ini
Hasilnya, ada sekitar 108 pekerja tenaga asing di perusahaan di Majalengka, yang kebanyakan dari Tiongkok dan Taiwan.
"Yang kedua, kita sudah memanggil Kepala Dinas Tenaga Kerja, karena ada 108 TKA di perusahaan-perusahaan di Majalengka. Kita sudah petakan. Yang kebanyakan dari 108 ini dari Tiongkok dan Taiwan," kata Bupati.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/bupati-majalengka-2.jpg)