Dua Kubu Suporter Rusuh Jelang Laga Persebaya Surabaya vs Arema FC Tadi Sore, 7 Motor Dibakar
Maka itu, saat ini, polisi berkonsentrasi untuk memisahkan kedua kelompok suporter agar tidak bertemu.
Demi alasan keamanan, akhirnya polisi mengimbau pemilik toko di sekitar stadion untuk tutup sementara.
"Awalnya, kami tidak ada imbauan, tapi melihat banyak suporter yang datang, akhirnya kami minta pemilik toko menutup usahanya sementara," ujarnya.
Taufan, pemilik konter ponsel di Jl Kelud mengatakan mendapat imbauan dari polisi untuk menutup usahanya sekitar dua jam lalu.
• Tanda-tanda Tubuh Kelebihan Gula Ini Sering Disepelekan, Jangan Sampai Anda Terkena Diabetes
Dia tidak masalah untuk menutup usahanya sementara.
Lokasi konter ponsel milik Taufan hanya berjarak sekitar 500 meter dari Stadion Supriyadi.
"Dua jam lalu ada imbauan dari polisi untuk menutup toko. Saya tidak apa-apa, demi keamanan," katanya.
Seperti diketahui, laga semi final Piala Gubernur Jatim 2020 antara Persebaya Surabaya dan Arema FC digelar di Stadion Supriyadi, Kota Blitar, Selasa (18/2/2020) pukul 15.30 WIB.
Pertandingan Persebaya melawan Arema digelar tanpa penonton.
Suporter mendekat ke stadion

Massa suporter mulai berdatangan menjelang laga semi final Piala Gubernur Jatim 2020 antara Persebaya Surabaya melawan Arema FC di Stadion Supriyadi, Kota Blitar, Selasa (18/2/2020).
Sebagian massa suporter mulai mendekat ke Stadion Supriyadi, Kota Blitar.
Massa suporter yang memakai atribut pendukung Persebaya Surabaya itu terlihat berkumpul di perempatan Jl Kelud dan sekitar kawasan wisata Water Park Sumber Udel.
Petugas gabungan menghalau para suporter yang hendak mendekat ke Stadion Supriyadi.
Petugas mengumpulkan para suporter di Jalan Kelud dan di kawasan Water Park Sumber Udel.
Massa suporter yang berada di perempatan Jalan Kelud tetap berusaha mendekat ke Stadion Supriyadi.