Senin, 20 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Pernikahan Dua Bulan Lagi, Wanita Ini Bingung, Keluarga Tak Tahu Dirinya Ditipu Wedding Organizer

Pasalnya ia akan melangsungkan pernikahan bulan April mendatang dan ia juga menjadi korban penipuan wedding Organizer

TribunJabar.id/Ferri Amiril Mukminin
Gelar Jagatraya bersama keluarga memperlihatkan bukti penipuan wedding organizer. 

 Sebanyak 20 orang pasangan muda di Cianjur menjadi korban penipuan wedding organizer atau panitia pernikahan.

Wedding organizer yang menjanjikan diskon 50 persen dari total biaya Rp 60 juta asal ada yang down payment (DP) lebih awal masuk.

Namun, mendekati waktu pernikahan, WO HL itu menghilang.

Rata-rata pasangan muda itu langsung melakukan pembayaran DP sekitar Rp 15 juta sampai ada yang membayar full Rp 30 juta karena tawaran yang menarik dari wedding organizer.

Gelagat mencurigakan terendus para korban ketika mendekati bulan dan tanggal pernikahan.

Wedding organizer bertagline 'HL' langsung menghilang, beralasan sedang dirundung duka, dan alasan berbeda lainnya yang digunakan untuk menjawab pertanyaan korban.

Gelar Jagatraya (26) dan Febiana Ramadan Putri (25), satu pasangan yang tertipu mengatakan sudah membayar penuh dari diskon 50 persen yakni Rp 30 juta.

"Saya tahu wedding organizer ini dari instagram, bunyinya diskon 50 persen dan berakhir hari ini saja, jadi kami sekeluarga langsung mencari dan membawa uang DP," ujar Gelar ditemui di rumahnya di kawasan BTN Gadung Permai, Cianjur, Sabtu (15/2/2020).

Gelar mengatakan, HL mempermainkan sistem diskon supaya uang cepat masuk.

 Bakal Dilaporkan ke Polisi, Babe Ridwan Saidi Minta Maaf Bikin Gaduh, Siap Datang Jika Diundang

 Foto Tito Karnavian & Idham Azis, Pakai Busana Casual Layaknya Cover Boy, Gaya Idham Curi Perhatian

 Kisah KH Maimun Zubair atau Mbah Moen Didatangi Rasulullah SAW dalam Mimpi Titip Dzurriyahnya Mondok

"Saya ambil full package, namun tak termasuk catering," ujar Gelar.

Ia bersama keluarga pun akhirnya pontang panting kembali mencari bahan untuk pernikahan karena acara sakral harus tetap berlangsung.

"Akhirnya orangtua kami harus mencari kekurangan agar acara tetap berlangsung," katanya.

Gelar mengaku akan mendatangi kepolisian dan melaporkan secara resmi awal pekan depan.

Ia mengatakan, saat ini sudah ada sekitar 20 pasangan yang bernasib sama di Cianjur.(fam)

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved