WNA Asal Hubei China Negatif Corona
Pihak RSD Gunung Jati Sebut WNA Asal Hubei China Pasien Suspect Corona di Cirebon Tak Ada Pneumonia
Namun, ia mengakui dari beberapa observasi yang dilakukan WNA berinisial XC (25) itu mengalami demam tinggi.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mumu Mujahidin
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Direktur Utama RSD Gunung Jati, dr Ismail Jamaludin, menjelaskan bahwa WNA asal Hubei, China, tidak mengalami gejala pneumonia.
Namun, ia mengakui dari beberapa observasi yang dilakukan WNA berinisial XC (25) itu mengalami demam tinggi.
Ismail mengatakan, saat dilarikan ke RSD Gunung Jati pada pekan lalu XC juga mengalami batuk-batuk.
• BREAKING NEWS Hasil Lab Pasien Suspect Corona Asal Hubei China di RSD Gunung Jati Cirebon Negatif
• Dinkes Pemkab Cirebon Awasi orang yang Kontak dengan WNA Asal Hubei China yang Suspect Corona
Karenanya, XC ditempatkan di ruang isolasi terlebih dilihat dari latar belakangnya berasal dari Provinsi Hubei, China.
"Dari pemeriksaan rontgen paru-paru pasien tidak ditemukan gejala pneumonia," kata Ismail Jamaludin dalam konferensi pers di Ruang Komite Medik RSD Gunung Jati, Jalan Sudarsono, Kota Cirebon, Rabu (12/2/2020).
Ia mengatakan, hasil uji laboraturium petugas Kemenkes RI juga menyatakan kondisi pasien masih dalam batas normal.
Namun, Ismail mengakui dari hasil pemeriksaan itu pasien didiagnosa mengalami radang tenggorokan atau faringitis.
Menurut dia, berdasarkan keterangan pasien juga mengaku baru pertama kali mengidap radang tenggorokan semacam itu.
• Foto-Foto Mesra Lucinta Luna dengan Pacarnya Abash di Kolam Renang dan Kamar sebelum Diciduk Polisi
• Cabuli 12 Bocah di Bawah Umur di Salon, 4 Pria Predator Seks Ini Diciduk Polisi, Begini Modusnya
"Setiap menstruasi pasien mengaku harus bedrest, kalau memaksa beraktivitas biasanya demam," ujar Ismail Jamaludin.
Ismail mengatakan, saat tiba di Indonesia hingga dilarikan ke RSD Gunung Jati pasien juga tengah menstruasi.
Kala itu, pihaknya tak ingin berasumsi dan langsung menempatkan pasien di ruang isolasi sebagai langkah antisipasi.
"Saat masuk ke sini juga status pasien dalam pengawasan karena asalnya dari Hubei yang salah satu kotanya ialah Wuhan, titik awal munculnya corona," kata Ismail Jamaludin.
Hasil Uji Lab Negatif
WNA asal Hubei, China, yang dirawat di Ruang Isolasi RSD Gunung Jati dipastikan negatif corona.
Direktur Utama RSD Gunung Jati, dr Ismail Jamaludin, mengatakan, hal itu berdasarkan hasil uji laboraturium petugas medis dari Kemenkes RI.
Menurut dia, hasil uji laboraturium itu sudah keluar dan menunjukkan bahwa WNA berinisial XC (25) itu tidak terpapar Novel Coronavirus.
"Yang bersangkutan dinyatakan negatif," ujar Ismail Jamaludin dalam konferensi pers di Ruang Komite Medik RSD Gunung Jati, Jalan Sudarsono, Kota Cirebon, Rabu (12/2/2020).
Ia mengatakan, hasil uji laboraturium itu diterima jajarannya pada Senin (10/2/2020) siang.
Petugas Kemenkes RI telah mengambil sampel dan melakukan uji swab tenggorokan pasien pada pekan lalu.
"Selanjutnya sampel pasien dibawa ke Jakarta untuk dilakukan uji laboraturium dan hasilnya negatif," kata Ismail Jamaludin.
• Dinkes Pemkab Cirebon Awasi orang yang Kontak dengan WNA Asal Hubei China yang Suspect Corona
• Meski Kondisinya Membaik, WNA Hubei Suspect Corona Masih Dirawat di RSD Gunung Jati Kota Cirebon
Diberitakan sebelumnya, XC dilarikan ke RSD Gunung Jati pada Selasa (4/2/2020) siang karena mengalami demam tinggi.
Ia datang ke Indonesia pada 1 Februari 2020 untuk belajar tari topeng Cirebon di Desa Barisan, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon.
XC sempat menguti sesi latihan tari topeng sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit dan ditempatkan di ruang isolasi.
Kala itu, status XC pun masih dalam pengawasan karena melihat asalnya dari Hubei yang salah satu kotanya ialah Wuhan, yakni titik awal munculnya corona.