Kantor Disdik Indramayu Dikepung Massa

Unjuk Rasa di Depan Disdik Indramayu Nyaris Ricuh, Ada Seorang Dari Massa Aksi Menerobos Barisan

Aksi unjuk rasa yang dilakukan massa di Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indramayu nyaris berujung ricuh

Unjuk Rasa di Depan Disdik Indramayu Nyaris Ricuh, Ada Seorang Dari Massa Aksi Menerobos Barisan
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Suasana demo di depan Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, Selasa (11/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Aksi unjuk rasa yang dilakukan massa di Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indramayu nyaris berujung ricuh, Selasa (11/2/2020).

Pantauan Tribuncirebon.com, aksi itu diwarnai aksi dorong mendorong.

Patung Ganesha Ditemukan di Antara Puluhan Arca yang Terpendam Satu Meter di Batu Mahpar Tasikmalaya

Aksi unjuk rasa itu dilakukan oleh masyarakat yang mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI).

Mereka datang berunjuk rasa terkait adanya dugaan praktik pungutan liar di lingkup instansi pendidikan di Kabupaten Indramayu.

Adapun yang memicu kejadian tersebut dikarenakan ada salah seorang dari massa aksi yang memaksa masuk menerobos barisan petugas keamanan.

Inah Kaget dan Langsung Terbangun Dengar Suara Brak, Ternyata Rumahnya Ditabrak Truk Hingga Hancur

Tidak diketahui secara pasti alasan yang bersangkutan menerobos barisan keamanan tersebut.

Adapun sebelum kejadian, petugas keamanan menyampaikan kepada perwakilan massa untuk masuk beraudiensi dengan pihak Dinas Pendidikan.

Perwakilan yang diizinkan masuk oleh petugas saat itu hanya sebanyak 10 orang.

Nahas, sesaat kemudian ada salah seorang dari ratusan massa yang justru ingin menerobos barisan keamanan tanpa diperintah.

Pemdes Gunungwangi Napak Tilas Kenalkan Makam Bupati Majalengka Pertama

Massa aksi lainnya pun cepat tanggap dengan menghalau massa tersebut.

Aksi yang nyaris ricuh itu pun bisa direrai oleh koordinator aksi beserta massa aksi lainnya.

"Hei, hei duduk! GMBI duduk! Duduk!," teriak koordinator aksi kepada massa aksi yang memaksa masuk melalui pengeras suara.

Setelah massa tenang, perwakilan 10 orang itu pun kemudian masuk dan beraudiensi dengan pihak Dinas Pendidikan.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved