Sekda Cirebon Minta Pendamping Bantuan Sosial Pangan Nontunai Bisa Penuhi Kebutuhan KPM Binaannya
tujuan dari pemberian bantuan itu ialah agar kebutuhan pangan dan gizi KPM setiap bulannya terpenuhi.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
Laporan Wartawan TribunCirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM - Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Rahmat Sutrisno, meminta para pendamping mengelola Bantuan Sosial Pangan Nontunai dengan baik.
Agar kebutuhan pangan keluarga penerima manfaat (KPM) binaannya bisa terpenuhi dan gizinya juga tercapai.
Bahkan, Rahmat berharap, agar para pendamping itu menanyakan lebih dahulu kepada KPM binaannya bantuan tersebut akan dibelanjakan apa.
"Karena bantuan sosial itu kan haknya KPM sehingga mereka bisa memilih bahan pangannya," ujar Rahmat Sutrisno saat ditemui usai Sosialisasi Program Bantuan Sosial Pangan Nasional Tahun 2020, di Aula BKPSDM Kabupaten Cirebon, Jl Sunan Muria, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (7/2/2020).
Ia mengatakan, hal semacam itu harus dilakukan setiap bulan khususnya saat bantuan tersebut dicairkan.
Menurut Rahmat, penawaran semacam itu sudah seyogyanya dilakukan oleh para pendamping Bantuan Sosial Pangan Nontuani.
Pasalnya, tujuan dari pemberian bantuan itu ialah agar kebutuhan pangan dan gizi KPM setiap bulannya terpenuhi.
"Misalnya, KPM itu bulan lalu beli beras dan masih ada, jadi bulan ini bisa meminta dibelanjakan untuk telur atau minyak goreng saja," kata Rahmat Sutrisno.
• Wali Kota Risma Buka Suara Soal Penghinaan Dirinya: Muka Saya Dibilang Jelek & Tak Layak di Jakarta
• Pentingnya Tes Pap Smear bagi Wanita yang Aktif Berhubungan Intim, Jangan Sampai Kena Kanker Serviks
• Tempat Praktek Ningsih Tinampi Digeruduk Dinas dan Polda, Terungkap Pengobatannya Aliran Kepercayaan
Selain itu, Rahmat juga berpesan agar para pemilik e-warung bisa memenuhi segala kebutuhan pangan KPM.
Caranya, menurut dia, selalu berkoordinasi dengan pendamping mengenai bahan pangan yang ingin dibeli KPM setiap bulannya.
Ia meyakini jika hal tersebut dapat terlaksana maka kesejahteraan masyarakat Kabupaten Cirebon akan meningkat.
"Multiplayer effect-nya jelas, kebutuhan sembako KPM terpenuhi dan barang dagangan e-warung juga habis terjual," ujar Rahmat Sutrisno.