Pria Pembunuh Mantan Istri di Karawang Ditangkap Polisi Setelah Mengaku Kepada Kakak Ipar
Untuk psikologis anaknya yang lihat langsung aksi pembunuhan itu bisa dapat bantuan trauma healing dari KPAI atau dinas terkait
Laporan Wartawan Tribun, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNCIREBON.COM, KARAWANG - Satuan Reskrim Polres Karawang berhasil menangkap pelaku pembunuhan sadis terhadap seorang wanita yang merupakan mantan istrinya di Dusun Kamurang, Desa Jatimulya, Kecamatan Pedes, Karawang.
Kasatreskrim Polres Karawang, AKP Bimantoro Kurniawan mengatakan pelaku berinisial S ini berhasil diamankan tak lama setelah pelaku melakukan aksinya. Pelaku ini, kata Bimantoro merupakan warga Tanjung Kecamatan Klego, Boyolali, Jawa Tengah.
"Pelaku ini dijerat dengan pasal 340 dan 338 tentang pembunuhan dan pembunuhan berencana dengan ancaman terberat hukuman mati," ujar AKP Bimantoro di Mapolres Karawang, Kamis (6/2/2020).
Bimantoro menambahkan, pelaku melakukan aksinya itu karena pelaku selalu meminta uang berkali-kali kepada korban.
"Kami sudah lakukan pemeriksaan juga. Memang pelaku ini lakukan pembacokan secara sengaja terlihat memang berniat sekali dengan naik ke atas atap," ujarnya.
Seusai membunuh secara sadis ini, pelaku menurut Bimantoro langsung menceritakan kepada kakak korban dan kakak korban, Saroji (50) dan langsung melaporkan ke kepala desa yang diteruskan ke Polsek Pedes.
"Untuk psikologis anaknya yang lihat langsung aksi pembunuhan itu bisa dapat bantuan trauma healing dari KPAI atau dinas terkait," ujarnya.
• Tempat Praktek Ningsih Tinampi Digeruduk Dinas dan Polda, Terungkap Pengobatannya Aliran Kepercayaan
• Terungkap Pencuri Perhiasan Lina Rp 2 M Yang Diberi Sule, Perhiasan Teddy Juga Ikut Raib
• Iis Dahlia Pernah Labrak Seorang Pramugari Gara-gara Panggil Sang Suami dengan Panggilan Tak Biasa
Naik ke Atap Rumah
Diberitakan sebelumnya, seorang pria berinisial YN (55) tega menghabisi nyawa mantan istrinya di Kampung Kamurang, Desa Jatimulya, Kecamatan Pedes, Karawang.
Kasatreskrim Polres Karawang, AKBP Bimantoro Kurniawan mengatakan pelaku secara sadis menghabisi nyawa wanita yang merupakan mantan istrinya di hadapan anaknya hingga leher nyaris putus.
"Iya, telah terjadi kasus pembunuhan sadis yang dilakukan seorang pria terhadap wanita yang merupakan mantan istrinya," ujar Kasatreskrim Karawang, AKBP Bimantoro Kurniawan saat dihubungi Tribun Jabar, melalui sambungan telepon, Rabu (5/2/2020).
Kejadian ini terjadi Rabu (5/2/2020) dini hari. Pelaku memasuki rumah korban melewati atap rumah dan kondisi korban tengah tertidur. Sempat adu mulut di antara keduanya hingga disaksikan sendiri oleh anaknya.
"Besok lengkapnya kami akan gelar pengungkapan kasus," ujarnya.
Berdasarkan informasi, anak korban sempat menyaksikan pelaku dan korban beradu mulut. Pelaku, yang naik pitam pun langsung menebaskan senjata tajam yang memang telah dia bawa dan menebaskan ke leher korban hingga meninggal di lokasi.
Kasus di Surabaya
Kasus suami membunuh mantan istrinya juga terjadi di Surabaya. Surabaya geger karena adanya kasus janda bernasib malang.
Seperti apa nasib malang yang dialami janda tersebut?
Seorang wanita tewas bersimbah darah di rumah kos Surabaya, tepatnya di Jalan Petemon Barat 1H.
Korban bernama Mardiyana (45) itu ditemukan tewas pertama kali oleh adiknya, Kamis (30/1/2020).
• Ribuan Kasus Perceraian Diterima Pengadilan Agama, Janda-janda pun Bertebaran di Sumenep
• FOTO-FOTO Pasar di Indonesia yang Jual Daging Hewan Tak Biasa dari Kelelawar, Kucing Hingga Anjing
Menurut keterangan warga, saat itu terlihat mantan suami korban keluar dari rumah kos sebelum korban ditemukan tewas.
"Ya kami lihat mantan suaminya itu bawa seperti golok disembunyikan terus bejalan keluar gang seperti biasa," kata salah seorang warga yang tak mau disebut namanya.
Lebih lanjut, saksi mengatakan sempat terdengar suara jeritan korban meminta tolong.
"Iya sempat minta tolong. Tapi mantan suaminya pergi gitu saja biasa," tambahnya.
Warga yang belum sadar jika pelaku pembacokan adalah mantan suami korban sendiri tidak mengejarnya sehingga pelaku berhasil kabur.
Suara Istighfar Wanita Ini Jadi Akhir Hidup Saat Ditemukan Bersimbah Darah
Heri paman korban pertama kali mendengar suara istighfar dan jeritan atau teriakan minta tolong Mardiyana (45), sebelum akhirnya ditemukan tak bernafas.
Korban wanita tewas bersimbah darah di rumah kos Surabaya tergeletak di anak tangga dalam kondisi tangan memegangi bagian perut dan dadanya.
"Saya dengar dia (korban) istighfar dan minta tolong. Lalu, saya ke atas, saya dekati sudah terlihat diam. Saya panggil perangkat kampung, ternyata sudah tidak bergerak. Di lantai itu ada darah banyak sekali," kata Heri.
Lebih lanjut, Heri menyebut jika terduga pelaku pembunuhan itu merupakan eks suami sirinya yang bernama Abdus Salam.
"Iya itu banyak warga yang lihat dia keluar bawa semacam samurai dibungkus koran lalu dikempit (ditaruh antara lengan dan pinggang) terus jalan biasa saja," katanya.
Heri sempat mengejar terduga pelaku setelah tahu keponakannya bersimbah darah, namun sayang, pelaku lebih dulu kabur.
• Malam Jumat, Ini Doa untuk Berhubungan Suami Istri, Benarkah Hubungan Intim Malam Jumat Itu Sunah?
• Ular Piton Nyaris Mangsa Bayi 4 Bulan Saat Terlelap Tidur, Sang Ibu Histeris Panggil Tetangga
Polisi kejar pelaku
Unit Reskrim Polsek Sawahan Surabaya masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku pembunuhan Mardiyana (45) warga Petemon Barat 1H Surabaya.
Polisi masih belum dapat memastikan motif pelaku pembunuhan yang diduga dilakukan oleh Abdus Salam, mantan suami siri korban.
"Belum tahu pastinya. Hanya saja terduga pelaku ini datang terus bertengkar. Cuma tidak sering juga datangnya," kata Kanit Reskrim Polsek Sawahan Surabaya, Iptu Ristitanto, Kamis (30/1/2020).
Disinggung terkait motif asmara, Risti masih enggan menegaskannya. Meski demikian, fakta menyebut jika korban pernah menikah sebanyak empat kali semasa hidupnya.
"Belum tahu kalau itu (asmara). Hanya saja keterangan keluarga dan warga, korban memang sudah empat kali menikah. Ada yang resmi dan ada yang siri. Masih kami dalami,"tandasnya.
• Tes Kepribadian Cara Duduk Cewek: Jika Cewek Duduk Ngangkang Tandanya Dia Orang yang Percaya Diri
• ZODIAK CINTA BESOK Jumat 31 Januari 2020, Taurus Gimana Jika Kamu Ketemu Mantan Kekasih? Bersiaplah
Warga Sebut Korban Sempat Cerita Tentang Upaya Pembunuhan Oleh Pelaku
Seorang warga bernama Putri yang merupakan tetangga korban diduga pembunuhan di Jalan Petemon Barat 1H surabaya itu menceritakan ulang curhatan korban semasa hidup.
Saat itu, korban pernah beberapa kali diancam dan hendak dibunuh oleh terduga pelaku bernama Abdus Salam, mantan suami sirinya.
Menurut Putri, kejadian itu terjadi sekitar akhir tahun 2019.
Korban pernah sempat hampir digorok oleh terduga pelaku di Jalan Rajawali.
Tetapi aksi itu digagalkan anak korban yang pertama.
"Korban sempat bercerita kalau hampir mau dibunuh di Jalan Rajawali. Tapi untung dilerai sama anaknya yang laki-laki itu," kata Putri.
Lebih lanjut, percobaan pembunuhan itu juga dilakukan oleh terduga pelaku kembali tepat di depan gang rumah kos korban.
"Saat itu, korban sempat ditabrak hingga kepala bagian belakangnya itu bocor (luka). Ya sama suami sirinya itu," lanjut Putri.
Sementara itu, warga setempat resah jika terduga pelaku datang ke rumah kos korban lantaran selalu membawa senjata tajam.
"Ya orang-orang pada takut karena selalu bawa senjata tajam,"tandasnya.
• Nella Kharisma Makin Mesra dengan Dory Harsa Penabuh Gendang Ganteng, Saling Memuji di Instagram
• Hasil Autopsi Jenazah Lina Diumumkan Besok, Polisi Gelar Perkara Hari Ini, Bagaimana Nasib Teddy?