Breaking News:

Kartun Tahun 2016 Gambarkan Kobe Bryant Tewas Dalam Kecelakaan Helikopter, Kini Resmi Ditarik

Sebuah kartun yang dirilis pada tahun 2016 menggambarkan tentang Kobe Bryant terbunuh dalam kecelakaan helikopter

Kolase
Kobe Bryant 

Itu artinya, Kobe Bryant dan delapan korban lain melakukan penerbangan tidak sampai satu jam sebelum kecelakaan.

Kobe Bryant meninggal, Shaq Kehilangan

Shaquille O'Neal terpukul mendengar kabar mantan rekan satu timnya di LA Lakers, Kobe Bryant, tewas dalam kecelakaan helikopter.

Kobe Bryant tewas pada usia 41 tahun saat menumpangi helikopter di California, Amerika Serikat, Minggu (26/1/2020). Dalam laporan TMZ, lima orang dikabarkan tewas dalam kecelakaan tersebut, termasuk anak putri Bryant, Gianna "Gigi" Maria Onroe.

Mendengar kabar ini, O'Neal merasa sangat terpukul karena kehilangan dua orang yang dicintainya dalam waktu yang bersamaan.

 O'Neal mengungkapkan hal itu di akun Twitter pribadi dengan mengunggah empat foto saat masih bersama Bryant.

"Saya kehabisan kata-kata untuk mengungkapkan rasa sakit dengan tragedi ini. Saya kehilangan Gigi dan saudara saya, Bryant," kata O'Neal.

"Saya mencintai kalian berdua. Saya turut berdukacita untuk keluarga Bryant dan penumpang lainnya," ujar O'Neal menambahkan.

"Saya sangat terpukul sekarang," tutur O'Neal.

 O'Neal pantas sangat terpukul karena Bryant adalah sosok yang sangat berpengaruh dalam kariernya.

Bryant dan O'Neal semasa masih bermain terkenal sebagai salah satu duo terbaik dalam sejarah NBA.

Kedua pemain ini delapan tahun bermain bersama di LA Lakers sejak 1996.

Saat itu O'Neal didatangkan LA Lakers dari Orlando Magic sementara Bryant baru lulus dari SMA. Duo Bryant-O'Neal mencapai puncaknya pada musim keempat di NBA tahun 2000.

 Kombinasi Bryant dan O'Neal membuat LA Lakers mencatatkan comeback pada pertandingan ketujuh final Wilayah Barat melawan Portland Trail Blazers.

Di partai final NBA, Bryant dan O'Neal meraih gelar juara pertamanya setelah membantu LA Lakers mengalahkan Indiana Pacers 4-2.

Bryant-O'Neal semakin tak terbendung pada dua musim selanjutnya dan berhasil meraih tiga gelar juara beruntun pada tahun 2001 dan 2002.

Secara keseluruhan, Bryant dan O'Neal pernah tampil empat kali di final NBA dan hanya gagal sekali pada musim 2004.

Kejutkan Dunia

Kabar tewasnya Kobe Bryant dalam kecelakaan helikopter di California betul-betul mengejutkan dunia. Kobe Bryant tak hanya dianggap sebagai sosok inspiratif NBA, tetapi juga dunia olahraga secara keseluruhan.

Berbagai torehan prestasi itu menjadikan Kobe Bryant dianggap sebagai salah satu pemain terbaik di NBA.

Namanya sejajar dengan legenda seperti Michael Jordan atau Magic Johnson. Dia menutup kariernya di NBA pada 2016, setelah bermain selama 20 musim.

Untuk menghormati prestasi yang diraih Kobe Bryant, Los Angeles Lakers memensiunkan nomor punggung 8 dan 24 yang dikenakannya selama bermain.

Hal itu menjadikan Kobe Bryant pemain pertama yang dua nomor punggungnya dipensiunkan oleh satu tim di NBA.

Tidak hanya untuk Los Angeles Lakers, Kobe Bryant juga mencatatkan prestasi bersama Tim Basket AS. Dia meraih dua medali emas, yaitu pada Olimpiade Beijing 2008 dan Olimpiade London 2012.

Perjalanan Karier

Lantas seperti apa perjalanan kariernya? Perjalanan karier Pria kelahiran Philadelphia, 23 Agustus 1978 ini telah menghabiskan 20 tahun kariernya di National Basketball Association (NBA) bersama dengan Los Angeles Lakers.

Kobe Bryant merupakan putra mantan pemain NBA, Joe Bryant. Ia menempuh pendidikan di Lower Merion High School di Pensylvania. Meskipun memiliki nilai yang bagus dan SAT yang tinggi, Kobe tetap memutuskan untuk berkarier di bidang basket.

Ia masuk ke NBA setelah lulus dari SMA, yaitu saat ia berusia 18 tahun dan bergabung dengan LA Lakers. Saat itu, ia dipilih oleh Charlotte Hornets.

Kobe memulai debutnya pada Summer Pro League di Long Beach, California. Saat itu, ia berhasil mencetak 25 poin.

Sebagai pemain pemula saat itu, Kobe memperoleh reputasi yang cemerlang, terutama setelah ia berhasil memenangkan Slam Dunk Contest pada tahun 1997.

Pada musim keduanya bersama Lakers, Kobe menjadi All-Star, yaitu pada tahun 1998. Saat itu, ia masih berusia 19 tahun dan menjadi All Star termuda dalam sejarah NBA.

Cincin juara NBA diraih Kobe pada tahun 2000, 2001, 2002, 2009, dan 2010. Tiga gelar pertamanya diraih bersama dengan center yang juga merupakan pemain legendaris NBA, Shaquille O'Neal.

Saat Lakers terus berjuang setelah ditinggalkan oleh O'Neal pada tahun 2004, Kobe tetap menunjukkan performa terbaiknya.

Ia memperoleh 81 poin saat bertanding dengan Toronto Raptors pada Januari 2006. Pada tahun 2008, Kobe disebut sebagai The Most Valuable Player dan membawa timnya menuju final NBA.

Kobe juga menjadi pemain terbaik atau MVP untuk musim reguler pada tahun 2009. Berbagai prestasi yang diraihnya menjadikan Kobe sebagai salah satu pemain terbaik di NBA. Namanya pun disejajarkan dengan legenda seperti Michael Jordan atau Magic Johnson.

Tidak hanya untuk Los Angeles Lakers, Kobe Bryant juga mencatatkan prestasi bersama tim basket AS. Ia meraih dua medali emas, yaitu pada Olimpiade Beijing 2008 dan Olimpiade London 2012. 

Pensiun

Setelah mengalami cedera pada bulan April 2013, Kobe terus berupaya untuk kembali ke lapangan. Namun, setelahnya, ia kembali mengalami beberapa cedera, termasuk pada bagian lutut dan bahu.

Pada November 2015, Kobe akhirnya mengumumkan bahwa dirinya akan pensiun di akhir musim tersebut.

"Musim ini adalah yang terakhir untuk bisa memberikan semua yang saya miliki. Hati saya bisa menahan hantaman. Pikiran saya dapat menangani kekacauan, tetapi tubuh saya tahu, sudah waktunya untuk mengucapkan selamat tinggal," kata Kobe saat menyampaikan pensiunnya.

Pengumuman ini pun memperoleh reaksi yang kuat dari berbagai pihak atas segudang prestasi dan karirnya selama 20 tahun di dunia bola basket. 

Penulis: Mutiara Suci Erlanti
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved