Wabah Virus Corona

RS Cahya Kawaluyan Pastikan Baru Satu WNA China di KBB yang Diduga Suspect Virus Corona

Berdasarkan screening dan anamnesa dokter serta kebutuhan fasilitas medis maka untuk pemeriksaan lebih lanjut pasien dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadi

RS Cahya Kawaluyan Pastikan Baru Satu WNA China di KBB yang Diduga Suspect Virus Corona
(EPA via AlJazeera)
Staf kesehatan membawa seorang pasien ke dalam rumah sakit Jinyintan, China. Hingga Jumat (24/1/2020) siang waktu setempat, 26 orang di China meninggal akibat virus corona. 

Laporan Wartawan Tribun, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, PADALARANG - Rumah Sakit Cahya Kawaluyan (RSCK) Padalarang memastikan, hingga saat ini hanya ada satu WNA China yang sempat mendapat perawatan, itu pun langsung dirujuk ke RSHS Bandung.

Pasien tersebut seorang laki-laki berinisial HG (31) yang dirujuk ke RSHS karena suspect virus corona. Dalam surat rujukan yang beredar, tertulis bahwa pasien tersebut dirujuk untuk menjalani pemeriksaan Coronavirus.

"Iya baru satu orang, WNA itu saja yang dirujuk ke RSHS," ujar Humas RSCK, Erlinawati saat dihubungi Tribun Jabar, Senin (27/1/2020).

Ia mengatakan, pasien WNA itu datang berobat ke IGD RS Cahya Kawaluyan pada, Minggu (26/1/2020) dengan menyampaikan keluhan sakit pada tenggorokan.

Berdasarkan screening dan anamnesa dokter serta kebutuhan fasilitas medis maka untuk pemeriksaan lebih lanjut pasien dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.

"Manajemen RS Cahya Kawaluyan masih menunggu hasil resmi pemeriksaan pasien dari RS Hasan Sadikin dan kami terus menjalin komunikasi dengan manajemen RSHS untuk mengetahui perkembangan pasien," katanya.

Penyakit Gagal Ginjal, Asam urat, Diabetes Minggat dari Tubuh, Caranya Konsumsi Daun Binahong

Berapa Kali Batas Maksimal Melahirkan dengan Cara Operasi Caesar? Ini Jawaban Ahli

Hal senada dikatakan, Kepala Dinas Kesehatan KBB, Hernawan, pihaknya sejauh ini baru menerima laporan dari rumah sakit yang menerima satu orang pasien WNA.

"Iya baru satu, itu dari RSCK yang dirujuk ke RSHS," katanya.

Hernawan mengatakan, pasien tersebut masuk rumah sakit dengan diantar oleh penerjemaahnya. Dia mengalami sakit tenggorokan setelah pulang dari China pada 12 Januari 2020.

Halaman
1234
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved