Pencurian Kotak Amal di Masjid Terekam CCTV, Pelaku Pura-pura Mau Salat Duha Warga Tak Curiga

Untuk melancarkan aksinya, pelaku yang hanya satu orang ini berpura-pura akan melakukan salat Duha

Pencurian Kotak Amal di Masjid Terekam CCTV, Pelaku Pura-pura Mau Salat Duha Warga Tak Curiga
Istimewa
Seorang pelaku pencurian kotak amal terekam CCTV di Masjid Jami Al-Mubarokah, Jalan Terusan Sersan Bajuri, Kampung Kancah, RT 1/14, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB). 

Laporan Wartawan Tribun, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, PARONGPONG - Aksi pencurian kotak amal di Masjid Jami Al-Mubarokah, Jalan Terusan Sersan Bajuri, Kampung Kancah, RT 1/14, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) viral di sosial media karena terekam CCTV.

Pencurian itu terjadi pada Rabu (15/1/2020) itu. Terlihat dalam rekaman CCTV seorang pria yang menggunakan pakaian berwarna hitam dan memakai peci berwarna putih masuk ke dalam masjid yang saat itu dalam kondisi sepi dan tidak terkunci.

Kemudian pelaku membongkar kotak amal yang disimpan tepat di depan pintu masuk masjid, lalu setelah berhasil membawa uang, pelaku langsung keluar secara santai.

"Pelaku tidak langsung mengambil uang, tapi mengecek situasi di sini dulu, lalu membongkar kotak amal dengan menggunakan obeng," ujar Ketua DKM Masjid, Rahmat SI saat ditemui di Masjid Al-Mubarokah, Kamis (16/1/2020).

Untuk melancarkan aksinya, pelaku yang hanya satu orang ini berpura-pura akan melakukan salat Duha, sehingga warga pun tidak curiga dengan pelaku pencurian tersebut.

"Pelaku ini menggunakan pakaian koko, jadi warga tidak akan curiga karena dia terlihat akan melaksanakan ibadah," katanya.

Irfan Bachdim dan Ilija Spasojevic Gabung Persib Bandung? Begini Jawaban Manajemen Persib

Ningsih Tinampi Minta Maaf, tapi Tetap Pede Bilang Bisa Panggil & Komunikasi dengan Rasulullah SAW

BREAKING NEWS: Pria di Majalengka Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pohon Jati

Beruntung, kata Rahmat, uang yang ada di dalam kotak amal tersebut tidak terlalu banyak, sehingga pihaknya hingga saat ini belum melaporkan aksi pencurian tersebut ke aparat kepolisian.

"Kalau nominalnya memang tidak terlaku besar, paling hanya Rp 500 ribu, tapi aksi pencurian disini sudah sering terjadi," ucap Rahmat SI. 

10 Kali Disatroni Maling

Halaman
12
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved