TKI Indramayu Meninggal di Jepang

Kakak TKI Ayo Sunaryo Sedih Adiknya Dimakamkan di Jepang, Butuh Rp 250 Juta Untuk Pulangkan Jenazah

TKI asal Kabupaten Indramayu, Ayo Sunaryo (34) meninggal dan dimakamkan di Jepang.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Kakak kandung Ayo Sunaryo, Cartini (50) saat menunjukan foto adiknya yang meninggal saat bekerja di Jepang, Kamis (16/1/2020) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Indramayu, Ayo Sunaryo (34) meninggal dan dimakamkan di Jepang.

Hal tersebut membuat pihak keluarga Ayo Sunaryo sakit hati.

Ayo Sunaryo sendiri merupakan warga Desa Pegagan, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu. Ia meninggal karena penyakit kanker otak saat bekerja di negeri sakura itu.

Kemarin Ngotot Minta Korupsi di Asabri Diselidiki, Kini Mahfud MD Minta Tak Perlu Diributkan

Hasil Digital Forensik, Video Hubungan Badan 3 Lawan 1 Vina Garut Direkam pada 10 Oktober 2018

Kakak kandung Ayo Sunaryo, Cartini (50) mengatakan, sudah berusaha memulangkan adiknya agar bisa dimakamkan di kampung halaman.

Ia bahkan rela menghampiri setiap tetangga untuk meminjam uang demi kepulangan jenazah adiknya tersebut.

Namun, nominal biaya pemulangan yang sangat besar, yakni Rp 250-300 juta membuatnya tidak berdaya.

Keluarga pun hanya bisa pasrah menerima kenyataan Ayo Sunaryo mesti dimakamkan di Jepang.

Hendak Pergi Ke Kebun, Sartono Kaget Temukan Pria Tewas Tergantung di Pohon Jati

"Katanya gak bisa di bawa pulang, kalau punya uang 250 atau 300 juta iya boleh dibawa pulang. Tapi saya cari uang segitu banyak dari mana," ucapnya kepada Tribuncirebon.com saat ditemui di rumah duka, Kamis (16/1/2020).

Cartini menceritakan, Ayo Sunaryo berangkat ke Jepang sebagai TKI melalui prosedur ilegal, ia berangkat menggunakan visa turis.

Halaman
1234
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved