Selasa, 21 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Teddy Gendong Bayi Hasil Pernikahan dengan Lina Jubaedah, 'Saya Minta Maaf ke Kang Sule'

Saat itu, Sule menyebut dokter menyarankan visum. Tedy membantah keterangan tersebut dan kembali menegaskan kematian istrinya wajar.

Editor: Machmud Mubarok
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Teddy Pardiyana menggendong bayi berumur 2 bulan hasil pernikahan dengan Lina Jubaedah saat menghadiri proses autopsi di permakaman Sekelimus Utara, Kamis (9/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribun, Mega Nugraha

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Suami almarhumah Lina, Tedy Pardiyana turut hadir pada autopsi jenazah Lina di permakaman di Jalan Sekelimus Utara I Kota Bandung pada Kamis (9/1/2020).

Selain Tedy, Rizky Febian dan adiknya, Delina Putri juga hadir. Autopsi sudah selesai dilakukan. Jenazah dibawa untuk dipindahkan ke pemakaman di Nagrog, Ujungberung. Tedy tampak membawa bayinya yang berusia dua bulan hasil pernikahan dengan Lina Jubaedah.

Autopsi ini buntut pelaporan Rizky anak Sule ke Polrestabes Bandung, terkait kejanggalan pada kematian Lina. Kemarin, polisi melakukan olah TKP di rumah Lina, Jalan Neptunus Tengah.

Pada kesempatan itu, Tedy masih meyakini istrinya meninggal wajar. Namun, ia mempersilahkan semua pihak dan polisi untuk melakukan otopsi atas kematian Lina.

‎"Saya enggak kecewa. Saya enggak pernah ngezalimi orang. Apa pernah pernyataan saya menyinggung, enggak," ujar Tedy.

Sekalipun, kata dia, autopsi hingga olah TKP terkait kematian Lina ini berawal dari pernyataan komedian Sule yang menyebut ada kejanggalan dalam kematian Lina. Sule menyebut, saat kematian Lina pada Sabtu (4/1/2020), sempat di bawa ke RS Al Islam Bandung.

Saat itu, Sule menyebut dokter menyarankan visum. Tedy membantah keterangan tersebut dan kembali menegaskan kematian istrinya wajar.

"Saya enggak pernah jelekin mantan istri saya. Beliau malah bikin cerita macam-macam. Saya minta maaf ke Kang Sule, mantan istri saya di Amerika. Saya ingin benar-benar luber, saya mohon maaf lahir batin‎," ujar Tedy.

Iran Ancam Bombardir Israel, PM Israel Jawab Santai: Siapapun yang Serang Bakal Dapat Pukulan Keras

Kanker Serviks Stadium Awal Tak Ada Gejala Apapun, Wanita Jangan Pernah Anggap Remeh Hal Sepele Ini!

Tedy juga membantah keterangan soal ia melarang keluarga Lina melihat wajah Lina saat sebelum dimakamkan.

"Saya tidak melarang. CCTV-nya ada. Posisi almarhumah sudah ditutup, kalau kuat silahkan lihat. Enggak ada larangan melihat almarhumah sebelum dimakamkan," kata Tedy.

Autopsi terhadap jenazah Lina sudah selesai dilakukan. Jenazah dibawa ke makam di Nagrog Ujungberung. ‎Autopsi melibatkan tim dokter forensik di RS Hasan Sadikin Bandung, Polrestabes Bandung dan Polda Jabar. Autopsi berlangsung dimulai pukul 10.00.

"Kami dari Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih Bandung sudah melakukan autopsi di tubuh bagian luar dan dalam. Namun, belum bisa disimpulkan," ujar AKBP Robert Tanjung dari RS Sartika Asih, di sekitar pemakamanan.

Usai autopsi, ada hal lanjutan yang akan dilakukan yakni melibatkan Puslabfor Mabes Polri.

"‎Belum bisa disimpulkan karena harus ada pemeriksaan toksicologi atau pemeriksaan racun di dalam tubuhnya ke Puslabfor Mabes Polri. Hasil dari Puslabfor diserahkan ke penyidik nanti penyidik yang memutuskan," kata Robert.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved